Polda DIY Salurkan Dana untuk Beli Beras Panen Petani yang Menumpuk

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 13:25 WIB
Polda DIY membeli beras hasil panen petani di Kulon Progo
Polda DIY membeli beras hasil panen petani di Kulon Progo. (Foto: dok Polda DIY)
Sleman -

Pandemi virus Corona atau COVID-19 juga berdampak bagi para petani di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal ini membuat Polda DIY berinisiatif untuk membeli beras hasil panen petani yang menumpuk di gudang.

Wakapolda DIY Brigjen R Slamet Santoso menyampaikan aksi sosial ini tercetus saat dia memantau kegiatan vaksinasi di Ditpolair Polda DIY beberapa hari yang lalu. Saat kunjungan tersebut, Slamet sempat berdialog dengan salah satu warga yang divaksin yang bercerita jika saat ini hasil panen berasnya menumpuk.

"Ada petani yang berkeluh kesah, panennya (beras) menumpuk. Kita coba bantu," ujar Slamet kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Slamet menyebut bukan hanya Polda DIY saja yang ikut membantu para petani. Dia menyebut ada CSR mitra Polri yang memberi bantuan sebesar Rp 20 juta. Bantuan itu akan dibelanjakan beras dari petani langsung.

"Alhamdulillah ada salah satu mitra Polri yang membantu. Rp 20 juta nanti kita belanjakan ke petani langsung," ucapnya.

Slamet menyebut beras itu nantinya akan dikemas dan disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Dia menyebut dengan langkah ini pihak pemberi CSR maupun petani sama-sama diuntungkan.

"Beras itu nantinya akan kita distribusikan ke warga yang membutuhkan. Sehingga pemberi bantuan (CSR) senang, permasalahan petani teratasi, warga yang membutuhkan penerima manfaat juga terbantu. Kita (Polda) hanya sebagai sarana saja," ungkapnya.

Dia pun berharap pandemi COVID ini segera berakhir sehingga ekonomi kembali membaik. Dia pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi untuk mempercepat herd immunity.

"Agar pandemi segera berakhir, kami imbau kepada masyarakat, ayo vaksin agar herd immunity segera terwujud, dan perekonomian dapat berjalan dengan baik," pintanya.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menambahkan Polda DIY membeli beras dari petani di Kulon Progo dengan harga Rp 8.500 per kilogram. Harga itu lebih tinggi dari harga pasaran yakni Rp 7.500 per kilogram.

"Ada selisih harga seribu Rupiah dari harga yang sering dijual oleh petani sebesar Rp 7.500 per kilonya. Ada anggota kita dari Ditpolairud yang ke wilayah Galur Kulon Progo untuk membeli berasnya dari para petani," kata Yuli.

Yuli mengatakan ada sekitar dua ton lebih beras yang dibeli langsung dari petani.

"Semoga dari kegiatan ini para petani dapat terbantu, dapat meningkatkan penghasilannya di masa prihatin saat ini (pandemi)," pungkasnya.

(ams/sip)