Diduga Dibuang, Mayat Bayi Ditemukan di Bawah Jembatan Karanganyar

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 18:16 WIB
Ilustrasi penemuan mayat bayi (Dok detikcom)
Foto: Ilustrasi penemuan mayat bayi (Dok detikcom)
Karanganyar -

Sesosok mayat bayi ditemukan di bawah jembatan Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. Bayi berjenis kelamin perempuan ini diduga sudah dibuang di sungai pada dua atau tiga hari yang lalu.

Jasad bayi malang tersebut ditemukan oleh warga yang sedang mencari ikan di sungai. Warga kemudian segera menghubungi polisi.

"Ditemukan warga sekitar pukul 10.30 WIB. Kemudian warga melapor polisi," ujar anggota Relawan Karangpandan, M Ilyas Hidayatulah, saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2021).

Usai mendapat laporan, tim Inafis Polres Karanganyar kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Ilyas menuturkan jasad bayi tersebut dievakuasi pukul 12.20 WIB.

"Tadi dievakuasi tim dari Puskesmas Ngargoyoso, polisi bersama relawan. Jasad bayi lalu dibawa ke RSUD Karanganyar," kata Ilyas.

Petugas paramedis Puskesmas Ngargoyoso, Budi Sucipto, menambahkan berdasarkan ciri-ciri fisik, bayi tersebut diduga sengaja dibuang ke sungai. Hal ini tampak dari luka yang diderita oleh bayi.

"Mungkin dibuang di sungai ini karena ada luka di tangan kiri dan dada kiri, kondisi lukanya sudah membusuk," terang Budi.

Dari kondisi jasad itu, Budi menduga bayi tersebut dibuang sekitar tiga hari yang lalu. Selain itu, dari kondisi tali pusat jasad tersebut diduga bayi itu dilahirkan tanpa bantuan medis.

"Perkiraan saya sudah dibuang dua hingga tiga hari. Tali pusatnya ada potongan rapi, tapi tidak ada talinya. Kalau itu yang menolong medis atau bidan, pasti ditali," jelasnya.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan petugas telah melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad. Kasus penemuan jasad bayi ini kini masih ditangani Satreskrim Polres Karanganyar.

"Bersama-sama tim Puskesmas, relawan dan Inafis melakukan olah TKP di tempat kejadian. Dari olah TKP ditemukan barang bukti berupa kapas. Sedangkan untuk sebab kematian masih didalami tim forensik," ungkapnya.

(ams/sip)