PPKM di Kota Semarang, Walkot: BOR Turun Jadi 56% tapi ICU Penuh

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 14:58 WIB
Poster
Ilustrasi PPKM (Foto: Edi Wahyono)
Semarang -

Bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Semarang selama berjalannya PPKM disebut mengalami penurunan. Namun kondisi ISU masih penuh.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta masyarakat tidak lengah. Pria yang akrab disapa Hendi itu menjelaskan kenaikan kasus COVID-19 di Kota Semarang terjadi sejak 26 Mei dan mencapai puncak pada 5 Juli 2021. Penambahannya dari 300 kasus menjadi 2.400 kasus. Hal itu sempat menimbulkan kegaduhan karena rumah sakit penuh hingga antre di IGD bahkan ambulans semua sibuk.

"Kita pergerakan signifikan 26 Mei sampai puncak 5 Juli. Dari 300-an naik 2.400 sekian. Kondisi rumah sakit penuh ambulans penuh, oksigen sulit," kata Hendi di Balai Kota Semarang, Selasa (27/7/2021).

Angka BOR di Kota Semarang sempat menyentuh 90 persen lebih, namun menurut Hendi, PPKM Darurat mulai 3 sampai 20 Juli 2021 dan kemudian dilanjutkan PPKM Level 4 sampai 2 Agustus berdampak pada berkurangnya BOR. Meski demikian khusus ICU masih penuh.

"Saat ini ICU masih penuh tapi secara total BOR turun 56,27 persen. Kita punya 7 isolasi terpusat itu BOR-nya 27 persen," ujarnya.

Hendi juga menyebut persentase kematian akibat COVID di Kota Semarang juga turun tapi angkanya masih tinggi sehingga ia meminta masyarakat memahami gejala COVID-19 dan tidak terlambat melakukan penanganan.

"Angka kematian menurun dari 6,4 persen di minggu 6,2 persen. Masih tergolong tinggi karena standar pemerintah di bawah 5 persen. Kita lakukan edukasi ke masyarakat dan imbau agar tidak telat membawa ke rumah sakit, melakukan penanganan agar pasien bisa disembuhkan," jelas Hendi.

Meski sudah ada perbaikan dalam menangani kasus COVID, Hendi meminta masyarakat tetap jaga protokol kesehatan dengan ketat dan harus ingat masa-masa susah ketika gelombang COVID mendera.

"Saya rasa masyarakat Semarang belajar dari pengalaman, begitu dahsyatnya gelombang COVID kedua tahun 2021. Kita ingatkan saja dengan percepatan vaksinasi dan protokol kesehatan dalam kegiatan mereka," imbuhnya.

Sementara itu dari data https://siagacorona.semarangkota.go.id hari ini, diketahui kasus Corona di Kota Semarang ada 1.540 kasus yang terdiri dari 1.022 warga Semarang dan 518 warga luar Kota. Total terkonfirmasi sejak awal pandemi ada 77.566 kasus, yang sembuh ada 70.429 orang, dan yang meninggal ada 5.597 orang.

(rih/mbr)