Pemkot Semarang Jemput Bola Vaksinasi di Kantor Kelurahan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 13:57 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau vaksinasi di kantor Kelurahan Pedurungan Tengah
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau vaksinasi di kantor Kelurahan Pedurungan Tengah (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan percepatan vaksinasi dengan menggelar di kantor kelurahan yang memiliki kasus COVID-19 tinggi. Terlebih hingga saat ini Semarang termasuk dalam kategori daerah PPKM level 4.

Salah satu kegiatan vaksinasi digelar di Kantor Kelurahan Pedurungan Tengah, Semarang. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi menyebut pihaknya sudah menggelar vaksinasi di 4 kelurahan di Kecamatan Banyumanik dan kali ini di wilayah Kecamatan Pedurungan.

"Kami minggu ini menambah lagi sasaran di 4 kelurahan untuk percepatan vaksin. Tadi dari Kelurahan Tlogosari Kulon, Muktiharjo Kidul, sekarang Pedurungan Tengah, setelah ini ke Palebon," kata Hendi di kantor Kelurahan Pedurungan Tengah, Senin (26/7/2021).

"Empat wilayah di Kecamatan Pedurungan yang gemuk-gemuk (banyak kasus) dan kemarin yang penderitanya cukup tinggi maka kami sasar. Kami berharap seminggu-dua minggu ke depan warga di sini sudah 70 persen yang divaksin," sambungnya.

Hendi berharap target 1,3 juta vaksin di Kota Semarang segera tercapai dengan berbagai upaya percepatan yang sudah dilakukan. Terkait stok vaksin dia mengakui menjadi salah satu faktor kendala, namun masih bisa diatasi.

"Sampai dengan kemarin sore sudah 720 ribu v1 (suntikan pertama) dan 325 ribu V2 (mendapat suntikan kedua). Memang masih 55 persen, masih jauh dari target tapi kita terus berupaya kami berharap masyarakat semakin antusias untuj bisa divaksin," ujarnya.

Kegiatan vaksinasi di kantor Kelurahan tersebut juga berkolaborasi dengan PT Pos dalam penyaluran bantuan sosial tunai (BST). Warga yang berhak mendapat BST dan melakukan vaksinasi bisa langsung mengambil bansos di sana.

"Nah kerja sama di 4 kecamatan di Banyumaik dan di Pedurungan di beberapa puskesmas ini dengan PT Pos. Jadi dikolaborasi dengan pendistribusian kepada 113.000 KK untuk BST sekaligus, untuk ngiras ngirus bahasa Jawanya, setelah vaksin ambil 600 ribu dari PT Pos," katanya.

Sementara itu, Lurah Pedurungan Tengah, Eko Fitri Ariyanto mengatakan ada sekitar 2.500 warganya yang menjadi target vaksinasi. Koordinasi pendataan dilakukan dengan pihak RT dan RW untuk mengetahui warganya yang belum menerima vaksin.

"Untuk yang hari ini 500 orang, kita rencanakan dari yang penerima BST sekitar 300 orang. Di hari berikutnya 500 orang (yang divaksin). Kemungkinan nanti selama 5 hari, jadi sekitar 2.500 orang," jelas Eko.

Terkait kasus COVID-19 di Kelurahan Pedurungan Tengah, ia mengakui angkanya sempat melonjak bulan Juni lalu. Saat ini kasus Corona di kelurahan tersebut dinilai sudah melandai.

"Klo di Pedurungan Tengah sudah melandai yang kemarin itu 21 yang terpapar, data terakhir. Paling tinggi itu 227 bulan Juni," ujarnya.

(ams/mbr)