Lonjakan Kasus Corona Aktif di Klaten Dinilai Lebih Parah dari Kudus

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 15:13 WIB
Warga terkonfirmasi COVID-19 di Klaten dibawa ke Asrama Haji Donohudan.
Warga terkonfirmasi COVID-19 di Klaten dibawa ke Asrama Haji Donohudan. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Jumlah kasus aktif COVID-19 maupun yang menjalani isolasi mandiri di Klaten melebihi kejadian di Kabupaten Kudus ketika daerah tersebut dirundung kasus Corona beberapa waktu lalu. Polda Jateng sejak menerapkan status kontijensi di Klaten telah mengevakuasi 102 orang ke lokasi isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyalali.

"Dalam dua hari ini kita evakuasi 102 orang ke asrama haji Donohudan. Hari ini kita kirim 50 dan kemarin 52 orang," jelas Irwasda Polda Jateng, Kombes Pol Mashudi pada wartawan usai pemberangkatan 50 orang ke asrama haji Donohudan, Sabtu (24/7/2021) siang.

Menurut Mashudi, sesuai perintah Kapolda Jateng, di Klaten diterapkan status kontijensi penanganan COVID karena angka cukup tinggi. Kebijakan itu diisi dengan kegiatan preemtif, preventif dan treatment.

"Kegiatan preemtif misalnya penggalangan dan pembagian sembako, preventif dengan sosialisasi dan penyemprotan. Treatmennya masyarakat yang positif dipisahkan dengan yang sehat," lanjut Mashudi.

Saat ini berdasarkan informasi, ungkap Mashudi, mulai banyak warga yang sadar isolasi. Dengan demikian diharapkan bisa menekan angka kasus. "Sehingga mudah-mudahan semakin banyak yang sembuh dan terjadi penurunan angka kasus. Baik aktif maupun yang isolasi mandiri," papar Mashudi.

Ditambahkan Mashudi, angka kasus Corona aktif di Klaten dan isolasi mandiri lebih banyak dibandingkan Kabupaten Kudus. Di Kudus kasus aktif hanya 2.800 orang.

"Kudus waktu itu tertinggi kasus aktif hanya 2.800, isolasi mandiri hanya 1.700 an. Di Klaten, Kasus aktif 4.400 dan isolasi mandiri 3.000 an," lanjut Mashudi.

Namun, imbuh Mashudi, hal itu dikarenakan jumlah penduduk Klaten lebih banyak dan wilayahnya lebih luas. Penanganan di Kudus jadi rule model penanganan di Klaten.

"Kita ambil contoh sistem yang dilakukan di Kudus, di Kudus dari 2.800 kasus aktif sekarang hanya 300 an. Kontijensi level 4 sampai tanggal 26 Juli, setelah itu kita tunggu arahan presiden kelonggaran apa yang nanti dibolehkan," pungkas Mashudi.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan evakuasi ke Asrama Haji Donohudan dilakukan sampai besok (Minggu). Setelah itu Pemkab akan fokus mengisi lokasi isolasi terpusat.

"Kita bawa ke Donohudan sampai besok, setelah itu kita fokuskan ke tempat isolasi yang sudah disiapkan. Targetnya sebanyak mungkin lokasi isolasi akan diisi," papar Mulyani pada wartawan.

Saat ini dari 1.000 kapasitas isolasi, ungkap Mulyani, masih ada 780 bed. Bed itu akan segera diisi dan tiga pilar di kecamatan sudah sosialisasi.

"Masih ada 780-an tempat tidur isolasi terpusat dan tiga pilar di kecamatan terus sosialisasi. Untuk ke Donohudan nanti hanya 150 an," kata Mulyani.

Tonton Video: 100-an Pasien Isoman di Klaten Dipindah ke Asrama Haji Donohudan

[Gambas:Video 20detik]




(mbr/mbr)