Alhamdulilah! Sempat Kritis, RS Corona Klaten Dapat Bantuan 3 Ton Oksigen

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 16:57 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani
Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengirimkan surat permintaan bantuan oksigen medis ke tiga pabrik pupuk karena stok di 13 rumah sakit rujukan COVID kritis. Pemkab Klaten akhirnya mendapatkan bantuan tiga ton oksigen dari PT Petrokimia.

"Iya ada pengiriman dari PT Petrokimia ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST). Sudah ada bantuan itu, sementara biar dipakai di RSST dulu," kata bupati Klaten Sri Mulyani kepada wartawan di GOR Gelarsena Jumat (23/7/2021).

Mulyani mengatakan meski sudah mendapatkan bantuan oksigen medis pihaknya tetap berupaya mendatangkan bantuan dari pihak lainnnya. Saat ini, pihaknya sedang mengupayakan dari PT Pupuk Indonesia.

"Ini saya sudah proses lagi bantuan ke Pupuk Indonesia dan Pusri. Jumlahnya yang datang sekitar 3 ton," lanjut Mulyani.

Terpisah, Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Roni Roekmito menjelaskan bantuan tersebut berupa oksigen tabung. Tiga ton oksigen itu didapatkan dari PT Petrokimia.

"Penyaluran langsung ke RSUP, oksigen tabung dari PT Petrokimia. Ini hasil jawaban surat pertama bupati," kata Roni kepada detikcom.

Romi menerangkan bantuan ini didistribusikan ke RS Dr Soeradji Tirtonegoro. Sebab, rumah sakit tersebut banyak menampung pasien COVID.

"Di sana, RSST prioritas sebab pasien banyak. Kalau sampai nol oksigen RSST belum pernah tapi yang terjadi di dalam aman tapi UGD kosong," terang Roni.

Saat ini, menurut Roni, secara umum stok oksigen di RS rujukan COVID Klaten terbilang aman.

"Sekarang aman dengan stok tipis. Kalau kita diminta seperti yang ada di surat Kemenkes untuk tiga bulan ya tidak mungkin," jelas Roni.

Sementara itu, anggota tim Pokja Oksigen Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Cahyo Dwi Setyanto membenarkan adanya pengiriman bantuan oksigen. Oksigen bantuan PT Petrokimia.

"Ya dari Petrokimia ke RSST. Tiba di Klaten, Kamis (22/7) sore langsung loading," ucap Cahyo pada detikcom.

Sebelumnya diberitakan, ketersediaan oksigen di sebagian besar dari 13 rumah sakit (RS) rujukan penanganan virus Corona atau COVID-19 di Klaten, Jawa Tengah kritis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengirimkan surat kepada tiga pabrik pupuk nasional untuk meminta bantuan pasokan oksigen medis.

"Kemarin Ibu Bupati sudah kirim surat ke pabrik pupuk. Tiga pabrik sudah kita berkirim surat tapi yang jelas antre," ujar Kabag Perekonomian Pemkab Klaten yang sekaligus tim Pokja Oksigen Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Cahyo Dwi Setyanto pada detikcom di kompleks Pemkab, Kamis (22/7).

(ams/sip)