125 Pasien Corona di Kulon Progo Meninggal Selama Juli 2021

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 14:55 WIB
Poster
Ilustrasi kasus pasien Corona meninggal (Foto: Edi Wahyono)
Kulon Progo -

Jumlah kasus kematian dengan status terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), selama Juli 2021 meningkat signifikan. Hingga 21 Juli kemarin, ada 125 kasus kematian Corona atau separuh dari total kasus kematian selama pandemi Corona melanda wilayah ini.

"Sampai dengan tanggal 21 di bulan Juli tercatat ada 125 kematian oleh karena COVID-19. Jumlah kematian ini cukup tinggi mengikuti kasus aktif yang memang juga cukup tinggi di bulan Juli," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami, saat dihubungi wartawan, Jumat (23/7/2021).

Jumlah ini dianggap tinggi karena mencapai separuh dari total kasus kematian selama pandemi COVID-19 melanda Kulon Progo. Adapun total kematian yang tercatat hingga hari ini sebanyak 247.

"Iya, karena total yang meninggal kan ada 247, sedangkan untuk bulan Juli aja ada 125 kasus, ini cukup banyak," ucap Sri.

Sri menjelaskan dari 125 kasus kematian itu, mayoritas dialami oleh pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, ia tak menampik bahwa kasus kematian bagi pasien yang sedang isolasi mandiri juga cukup tinggi.

"Lebih banyak memang kematian di rumah sakit, tapi kematian isoman juga cukup tinggi," ucapnya.

Lebih lanjut Sri menjelaskan, kebanyakan kasus kematian didominasi oleh pasien yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid. Untuk usia, rata-rata dialami oleh warga lanjut usia (lansia).

Sementara itu merujuk data Satgas COVID-19 Kulon Progo, per Kamis (22/7/2021) total kasus konfirmasi di kabupaten ini telah menyentuh angka 14.110.

Dari jumlah itu sebanyak 9.245 selesai menjalani isolasi dan 537 dinyatakan sembuh. Kemudian untuk pasien yang masih menjalani isolasi di rumah sakit sebanyak 260 orang, isolasi mandiri 3.821 dan meninggal dunia 247.

Adapun untuk penambahan kasus harian di Kulon Progo saat ini mencapai rata-rata 100-200 kasus. Kasus ini tersebar di seluruh kapanewon.

(rih/sip)