Tertipu Bisnis Ponsel, 2 Pria Disekap-Dibuang di Pinggir Jalan Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 17:57 WIB
Dua komplotan perampok pelaku penyekapan dan membuang korban di kawasan Tembalang,Semarang
Dua komplotan perampok pelaku penyekapan dan membuang korban di kawasan Tembalang,Semarang (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Dua pria menjadi korban perampokan di Semarang, Jawa Tengah. Kedua korban bahkan sempat disekap dan dibuang di pinggir jalan di Semarang.

Peristiwa ini bermula saat korban Ginza Ghibran (25) warga Bandung dan Aldo Brilianta (25) warga Semarang, bertemu salah satu tersangka yaitu perempuan bernama Siti Kholifah alias Ganis (25) di salah satu homestay untuk membahas bisnis telepon seluler. Peristiwa itu terjadi pada 29 Juni 2021 lalu.

"Kemudian malam hari di TKP di homestay di Pedurungan, korban mendatangi tersangka. Karena memang sudah ada komunikasi," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana di Mapolrestabes Semarang, Kamis (22/7/2021).

"(Tersangka) Berpura pura menjadi donatur untuk melaksanakan kegiatan usaha. Usaha HP (handphone)," imbuhnya.

Kedua korban dan tersangka Ganis sempat berbincang selama 15 menit. Kala itu Ganis sempat keluar homestay dan tiba-tiba kembali datang bersama dua pria yang membawa linggis.

Kedua korban lalu disekap dan dimasukkan ke dalam mobil. Keduanya lalu dibuang di daerah Tembalang.

"Kemudian datang 2 orang diduga tersangka, kemudian melakukan ancaman dan mengikat korban dan menutup mata mereka. Dua korban dimasukkan dalam mobil atau kendaraan dan keluar dari TKP Pedurungan dan buang korban di daerah Tembalang," jelasnya.

Indra menyebut para pelaku kemudian kabur menggunakan mobil Fortuner hitam milik korban. Sementara itu kedua korban setelah dibuang berusaha melepaskan diri dan melapor ke Polsek Tembalang.

"Korban melaporkan tersangka ke Polsek Tembalang kemudian ditindaklanjuti, " jelasnya.

Masih Ada 2 Pelaku Buron

Sehari kemudian keberadaan mobil korban diketahui ada di Kabupaten Demak dengan kondisi pelat nomor sudah dilepas. Indra menyebut total ada 4 pelaku dan sudah dua orang yang ditangkap di Madiun yaitu Ganis dan Agus Sentoso (30) warga Kendal.

"Pelaku jumlahnya 4 orang. Sementara tetapkan DPO 2 orang, kami lakukan pencarian," ucap Indra.

Pelaku yang jadi DPO adalah Muhamad Budi Harjono (20) dan Agus (27). Para pelaku diketahui sejak awal mengincar harta korban.

"Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman pidana 12 tahun penjara, " tutup Indra.

Simak video 'Viral Restoran Bodong di Surabaya, Tipu Pelanggan Via Ojol':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)