Heboh Istri Bupati Karanganyar di Amplop Bansos, DPRD Panggil Baznas

Andika Tarmy - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 15:16 WIB
Amplop bansos Karanganyar bertulis nama istri bupati
Amplop bansos Karanganyar bertulis nama istri bupati (Foto: Istimewa)
Karanganyar -

Komisi B DPRD Karanganyar berencana memanggil Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi UKM (Disdagnakerkop UKM) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Kedua pihak itu akan dimintai klarifikasi seputar amplop dana bantuan sosial (bansos) tunai bertuliskan nama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan istrinya, yang diberikan kepada 840 pedagang kaki lima (PKL) terdampak PPKM Darurat.

"Komisi B akan memanggil pihak Disdagnakerkop UKM dan Baznas Karanganyar. Dalam rangka klarifikasi seputar duduk permasalahan sebenarnya seperti apa," ujar Sekretaris Komisi B DPRD Karanganyar, Bobby Aditya Putra saat dihubungi detikcom, Kamis (22/7/2021).

Untuk diketahui Komisi B DPRD Karanganyar membidangi ekonomi dan keuangan dan bermitra dengan Disdagnakerkop UKM. Bobby menyebut, surat pemanggilan sudah dikirimkan ke pimpinan DPRD Karanganyar. Kemungkinan pemanggilan akan dilakukan pekan depan.

Bobby juga angkat bicara soal temuan amplop bansos tunai bertuliskan nama bupati dan istri tersebut. Menurutnya, bantuan sosial apalagi yang bersumber dari dana Baznas, semestinya bersih dari campur tangan kepentingan lain.

"Dengan memprioritaskan misi kemanusiaan, saya kira kepentingan-kepentingan ataupun nama-nama untuk ditampakkan saya kira tidak begitu penting. Terlebih kalau memang betul sumbernya dari dana Baznas," terangnya.

"Ini kan murni misi kemanusiaan, harusnya mengesampingkan kepentingan-kepentingan yang lain. Kita harus bisa bedakan konteksnya," imbuh Bobby.

Dia menerangkan pemanggilan pihak Disdagnakerkop UKM dan Baznas Karanganyar berupa klarifikasi. Soal teguran ataupun sanksi lain, Bobby menyerahkan keputusan itu kepada pimpinan DPRD Karanganyar.

"Sekedar klarifikasi. Kalaupun ada teguran atau apa, hasil klarifikasi rapat kita serahkan ke pimpinan. Nanti keputusannya seperti apa kita kembalikan ke pimpinan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Karanganyar, Jawa Tengah, memberikan bantuan sosial (bansos) tunai sebesar Rp 300 ribu kepada ratusan PKL terdampak PPKM Darurat. Sumber dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Namun Di amplop, tertera tulisan nama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan istrinya, yang juga anggota DPRD setempat, Siti Khomsiyah.

Pembagian bansos tunai tersebut dilakukan di kantor Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, pada Senin (19/7). Tak kurang dari 840 PKL terdampak PPKM Darurat mendapatkan bantuan masing-masing Rp 300 ribu.

Saat diterima para pedagang, amplop berisi bantuan tunai tersebut bertuliskan nama Bupati Karanganyar Juliyatmono serta istri Bupati yang juga anggota DPRD Karanganyar Siti Khomsiyah.

"Iya sumbernya dari Baznas. Totalnya Rp 300 juta. Memang ada pos untuk penanggulangan bencana, karena Baznas juga diinstruksikan supaya kita tanggap terhadap bencana ini," ujar Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/7).

Simak video 'LaporCOVID-19 Bicara Soal Potensi Praktik Korupsi di Dunia Kesehatan':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)