200 Tabung Oksigen Bantuan Singapura untuk Solo Sempat Ditahan Pabean

Bayu Ardi Isnanto, Andika Tarmy - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 14:27 WIB
Tabung oksigen bantuan Singapura untuk Solo
Tabung oksigen bantuan Singapura untuk Solo. (Foto: Dok Bea Cukai Surakarta)
Solo -

Bantuan 200 tabung oksigen dari Singapura untuk Pemkot Solo akhirnya diterima Dinas Kesehatan pada siang ini. Sebelumnya, 200 tabung oksigen itu tertahan di pabean Bandara Adi Soemarmo karena dinilai bermasalah secara administrasi.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Surakarta, Aries Baroto menyebut pihaknya menerima surat pemberitahuan Cargo Charter Flight yang membawa 200 tabung oksigen dari Singapura, Jumat (16/7) lalu.

Oksigen seberat 14,175 ton itu tiba di Bandara Adi Soemarmo pada Sabtu (17/7) siang. Namun karena masalah administrasi, pihak bea cukai kemudian berkoordinasi dengan Pemkot Solo dan pemerintah pusat hingga akhirnya oksigen dan dikirim ke Solo hari ini.

"Kami baru tahu kedatangan oksigen hari Sabtu. Karena barangnya oksigen, kami proaktif berkoordinasi dengan berbagai pihak. Akhirnya BNPB memberi rekomendasi dan oksigen bisa segera dikeluarkan," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta, Budi Santoso kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, barang dari luar negeri memang sudah sesuai prosedur harus melewati bea cukai. Dengan rekomendasi BNPB yang turun hari ini, barang tersebut tidak terkena aturan terkait larangan dan pembatasan (lartas).

"Karena ada rekomendasi dari BNPB untuk ketentuan larangan pembatasan itu dikecualikan. Kalau tidak, ketentuannya kena lartas. Karena ada rekomendasi BNPB baru dikecualikan," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan bahwa tabung-tabung oksigen itu adalah bantuan dari perusahaan Shopee. Tabung oksigen akan dibawa terlebih dahulu ke Dinas Kesehatan.

Ning, sapaannya, memastikan tabung-tabung itu langsung didistribusikan ke rumah-rumah sakit di Solo hari ini juga. Tabung oksigen akan dibagi ke 15 rumah sakit secara proporsional.

"Kita hari ini mengambil bantuan oksigen dari Shopee untuk Pemkot Solo. Akan kami distribusikan ke seluruh RS di Solo yang merawat pasien COVID, ada 15 RS," kata Ning di Bandara Adi Soemarmo, Senin (19/7/2021).

"Pembagian akan kita lihat, tidak bisa kita sama ratakan, terutama di RSUD masih kurang. Kami buat proporsional, sesuai tempat tidur. Andai swasta kurang, kita pinjam pakai, karena beberapa hari ini memang pinjam-pinjaman," imbuhnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, Ning mengatakan Kota Solo bakal memiliki stok oksigen lebih banyak. Hal ini menurutnya sangat membantu karena rumah sakit di Solo merupakan rujukan pasien dari daerah lain.

"Setidaknya kita bisa tenang. Karena pasien tambah, Solo juga rujukan dari daerah lain. Kalau sampai berapa lama, ini nanti habis bisa kita isi lagi. Adanya tabung ini, berarti akan banyak oksigen yang bisa distok," pungkasnya.

Simak video 'RI Dapat Bantuan Ratusan Tabung Oksigen dari Arab-Singapura':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)