Kakek-kakek Teman Lama Duel di Boyolali, 1 Tewas

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 17:15 WIB
Kakek-kakek duel di Boyolali, seorang di antaranya tewas, Kamis (15/7/2021).
Kakek-kakek duel di Boyolali, seorang di antaranya tewas, Kamis (15/7/2021). (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Perkelahian dua orang kakek dalam pengaruh minuman keras di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, berujung maut. Salah seorang di antaranya tewas dengan luka tusuk di perut.

"Mereka teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Kemudian bertemu, terjadi cekcok keduanya, entah apa yang diomongkan masih kami dalami. Lalu terjadi penusukan terhadap korban," kata Wakapolres Boyolali Kompol Afrian Satya Permadi, dalam keterangan pers di kantornya, Kamis (15/7/2021).

Pelaku yakni Patkur (53) warga Sidorejo, Kota Salatiga. Sedangkan korban yakni Parju (55) warga Gubug, Grobogan.

Peristiwa perkelahian terjadi Rabu (14/7) sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasi kejadian berada di wilayah Desa Sumber Agung, Kecamatan Klego, Boyolali.

"Penusukan satu kali. Korban mengalami luka di perut sebelah kiri mengarah ke jantung," jelas Afrian.

Kejadian bermula ketika korban dan tersangka bertemu bersama tiga teman lainnya. Mereka merupakan teman lama dan sudah lama tidak bertemu. Selanjutnya, pada Selasa (13/7) malam mereka bertemu dan naik mobil yang sama.

"Mereka berlima, satu meninggal," imbuhnya.

Mereka kemudian mengarah ke Boyolali. Selanjutnya dalam pengaruh minuman keras, terjadi cekcok antara korban dan pelaku hingga terjadi perkelahian dan berakhir dengan penusukan yang dilakukan Patkur terhadap Parju. Pelaku menusuk korban menggunakan pisau.

Dalam keadaan bersimbah darah, korban kemudian dibawa ke rumah sakit di Andong. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan.

"Pengaruh minuman (keras)," terang dia.

Pelaku akhirnya diamankan petugas Polsek Klego dan dibawa ke Polres Boyolali. Pelaku pun mengakui perbuatannya dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Pasal yang disangkakan Pasal 338 KUHP jo 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkas Afrian.

Dalam kesempatan yang sama, Patkur mengakui perbuatannya. Dia juga mengakui, saat kejadian mereka dalam pengaruh minuman keras.

"Kita ketemu saja. Kemudian ngajak minum-minum. Kita sudah lepas kontrol, sehingga terjadi perselisihan. Iya kita berkelahi teman sendiri, teman lama nggak ketemu. Sangat, sangat menyesal," kata tersangka.

Simak juga 'Ngaku Bisa Ambil Uang Gaib, Kakek di Subang Tipu Warga Rp 15 Juta':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)