Gibran Sebut Asrama Haji Donohudan Bakal Jadi RS Darurat COVID-19

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 20:41 WIB
Sejumlah ambulans bersiap di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (8/6/2021).
Sejumlah ambulans bersiap di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (8/6/2021). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Solo -

Tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan Boyolali akan dijadikan sebagai rumah sakit (RS) darurat COVID-19. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran mengatakan, perubahan fungsi Asrama Haji Donohudan tersebut setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

"Tadi juga dapat berita baik juga dari pak Menteri PUPR dan Menkes dalam waktu dekat Asrama Haji Donohudan yang selama ini kita pakai untuk isolasi terpusat akan segera di upgrade untuk RS darurat," ujar Gibran kepada wartawan via zoom, Rabu (14/7/2021).

Menurutnya, keputusan pengalihan fungsi tersebut menjadi kabar yang sangat baik. Mengingat, selama pandemi COVID-19 ini Asrama Haji Donohudan hanya dijadikan sebagai tempat karantina dan nantinya ada tempat layanan kesehatan layaknya di rumah sakit.

"Jadi ini adalah berita yang sangat baik," ucapnya.

"Beliau (Wakil Wali Kota Teguh Prakosa) juga mengecek persiapan Donohudan yang akan dijadikan RS darurat," lanjutnya.

Tetapi, Gibran tidak menjelaskan secara detail mengenai rencana perubahan fungsi tersebut termasuk mengenai jumlah kamar RS Darurat COVID-19 di Asrama Haji Donohudan itu.

Seperti diketahui, selama pandemi ini Asrama Haji Donohudan dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat. Kapasitas kamar tidur mencapai 820 bed. Asrama Haji Donohudan juga sempat digunakan untuk menampung pasien COVID-19 dari Kudus ketika jumlah kasus di wilayah tersebut melonjak signifikan.

Tonton video 'Data Sebaran 54.517 kasus Baru Covid-19 RI, Jabar Kedua Setelah DKI':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/mbr)