PPKM Darurat

Pemadaman Lampu Jalan di Kudus Dikeluhkan Bikin Pembacok Gentayangan

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 15:01 WIB
Kades Ploso Kecamatan Jati, Kudus keluhkan pemadaman lampu jalan bikin maraknya aksi pembacokan, Kamis (8/7/2021).
Kades Ploso Kecamatan Jati, Kudus keluhkan pemadaman lampu jalan bikin maraknya aksi pembacokan, Kamis (8/7/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Postingan seorang kepala desa di Kudus, Jawa Tengah tentang maraknya aksi dugaan pembacokan karena pemadaman Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) selama PPKM Darurat ramai dibicarakan di media sosial. Seperti apa?

"Assalamu'alaikum,
Sekedar masukan, kami dari Pemdes Ploso intinya setuju dg ada PPKM darurat, namun perlu di kaji ulang terkait pemadaman listrik LPJU di Wilayah kota dan sekitarnya. Kami tahu niat pemerintah itu baik Krn utk mengurangi berkrumunan orang, namun bagi kami pemadaman listrik justru malah sangat2 membahayakan dg marak kejahatan yg sdh meresahakan warga dan saya sendiri juga melihat dg mata saya sendiri segrombolan orang bawa berang atau gobang di wilayah jalan lingkar jetak Kaliwungu ke utara mondar mandir malam Minggu kemarin. Korban Sdh banyak yg kena di antaranya :

1. Petugas satgas covid pada saat melintas di jalan raya (desa garung) di hadang 8 orang berkendara berbocengan masing2 membawa clurit lgs di bacokan kena punggungnya.

2. Kalau ngak salah desa Mijen kebetulan kemarin saya ketemu kepala desanya ada warga yg bacok di kejar sampai masuk kampung.

3. Di bawah ini yg kami scren shot dr beberapa komentar keluarga korban atau saudaranya menjadi korban pembacokan

Mhn segera di berantas kalau perlu tembak di tempat aja bapak yg berwajib. Sampai saat ini para pelaku belum tertangkap masih berkeliaran mencari mangsa. Pelaku hanya membacok saja TDK ambil apa2 dr korban.
Usia pelaku rata2 kisaran 15-20 tahun

Foto jembatan Ploso arah makam dan DPR Peteng ndedet kami ambil malam ini tgl 7 Juli 2021

Wassalamu'alaikum."

Demikian ditulis oleh Kepala Desa Ploso Kecamatan Jati, Kudus, Mas'ud melalui akun Facebook pribadinya Masoe Al Fatih, seperti dilihat detikcom, Kamis (8/7/2021).

Kades Ploso Kecamatan Jati, Kudus keluhkan pemadaman lampu jalan bikin maraknya aksi pembacokan, Kamis (8/7/2021).Kades Ploso Kecamatan Jati, Kudus keluhkan pemadaman lampu jalan bikin maraknya aksi pembacokan, Kamis (8/7/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)

Saat dimintai konfirmasi, Mas'ud membenarkan jika dirinya telah menulis postingan itu.

"PPKM darurat itu saya sangat setuju, karena itu memang anjuran dari pemerintah kabupaten. Cuma yang saya sayangkan itu pemadaman listrik, karena banyak kejahatan-kejahatan semakin meningkat. Setiap hari itu semakin muncul," kata dia kepada wartawan ditemui di Balai Desa Ploso siang ini.

Mas'ud bercerita dia pernah menemui sekelompok pemuda tengah membawa senjata tajam di daerah lingkar Utara Kudus pada Minggu (4/7) dini hari. Dia mengaku juga sering mendengar adanya kejadian pembacokan terhadap warga. Dia pun meminta kepada kepolisian untuk menindak tegas kejadian tersebut.

"Kejahatannya (saya) melihat sendiri pada di Terminal Jetak ke utara pada saat mengantar teman saya sekitar jam setengah 3 dini hari, saya mau nyeberang dari utara, ada suara motor keras, pakai senjata tajam. Itu orangnya mondar-mandir saya lapor ke polsek sudah, ke desa juga sudah. Mohon untuk ditindaklanjuti karena ini rawan sekali. Kalau malam Minggu itu buat trek (balapan) di sana," jelasnya.

"Karena motifnya tidak begal, tapi langsung dibacok terus orangnya pergi itu. Saya lihat laporan kemarin seperti itu," sambung dia.

Mas'ud minta pemadaman lampu jalan saat PPKM Darurat ditiadakan...

Simak juga 'Seluruh Pasien COVID-19 Asal Kudus di Donohudan Kini Dipulangkan':

[Gambas:Video 20detik]