Bed Corona di Seluruh RS Solo Penuh! Gibran: Kita Siapkan Tenda

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 18:08 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Seluruh rumah sakit di Kota Solo, Jawa Tengah sudah penuh. Peningkatan kasus COVID-19 menjadi penyebab tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Corona naik menjadi 100 persen.

"Ya memang semuanya penuh, lah udah penuh mau gimana lagi," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka usai rapat pengarahan secara virtual oleh Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (6/7/2021).

Sebagai solusinya, Gibran mengatakan, rumah sakit lapangan (Rumkitlap) akan dioptimalkan dan mengubah tempat tidur pasien biasa jadi khusus pasien COVID-19.

"Ya solusinya rumkitlap atau konversi dari kamar tidur biasa ke kamar tidur khusus COVID-19," tuturnya.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bicara soal opsi pendirian tenda. "Ya ini tenda sudah kita siapkan," ucapnya.

Dari data terakhir, setidaknya tercatat kasus positif COVID-19 di Solo sudah mencapai 1.027 orang. Dengan penambahan kasus sebanyak 340 pada Senin (5/7).

Sementara itu, saat ditanya soal arahan dari Luhut hari ini, Gibran menyampaikan ada beberapa poin. Di antaranya mengenai mobilitas masyarakat di tengah PPKM Darurat, tingkat pelanggaran di lapangan serta kebutuhan oksigen untuk pasien.

"Kalau di Solo sendiri kebutuhan oksigennya mencapai 59 ton per hari, memang harus diamankan," ucap Gibran.

Pemkot Solo sebelumnya juga mengungkap isolasi Corona di Solo Technopark (STP) mulai penuh. Untuk itu, sejumlah sekolah akan dibuka untuk isolasi pasien Corona.

"Ya karena satu STP Penuh, Graha Wisata masih dipakai. Berdasarkan pertimbangan dari Dinkes sekolah lebih representatif memenuhi kesehatan karena kamar mandinya disesuaikan dengan jumlah siswa," ujar Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa kepada wartawan di kompleks Stadion Manahan, Solo, hari ini.

Menurut data detikcom dari pernyataan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming pada April lalu, Solo Technopark memiliki 200 tempat tidur. Teguh menambahkan, karena penuhnya Solo Technopark maka ada lima sekolah di yang disiapkan untuk ruang isolasi dan sudah mulai digunakan sejak kemarin.

(sip/ams)