4 Anggota DPRD Boyolali Positif Corona

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 19:07 WIB
Gedung DPRD Boyolali
Gedung DPRD Boyolali. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Sebanyak empat anggota DPRD Boyolali, Jawa Tengah positif virus Corona atau COVID-19. Sejumlah staf di Sekretariat Dewan juga terdeteksi positif COVID-19.

"Iya, dengan hasil swab antigen hari ini ada 4 anggota dewan yang positif, kena Corona," kata Wakil Ketua DPRD Boyolali, Fuadi, kepada detikcom Kamis (1/7/2021).

Fuadi, menjadi salah satu yang menjalani swab antigen tersebut. Tracing berlangsung hari ini dengan pemeriksaan swab antigen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali.

"Untuk jaga-jaga diri, karena ada teman kita yang terkena COVID-19. Lha ini (swab antigen) untuk jaga-jaga lah, kalau terdeteksi ya agar kita bisa segera karantina, biar tidak menjalar ke mana-mana," jelas Fuadi.

Fuadi mengatakan kegiatan DPRD Boyolali saat ini dihentikan dulu. Keputusan ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

"Sementara ini karena COVID (melonjak) ini saya hentikan dulu, termasuk kegiatan Dewan dalam minggu-minggu ini saya hentikan dulu sambil melihat perkembangan ke depan," terang Fuadi.

Kegiatan kunjungan kerja ke daerah lain maupun penerimaan kunjungan kerja juga dihentikan. Pembahasan-pembahasan Perda juga akan menunggu perkembangan kasus Corona. Namun jika mendesak, lanjut Fuadi, pembahasan bisa dilakukan secara virtual.

Sementara itu anggota Satgas COVID-19 Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, mengatakan tracing di lingkup kantor Sekretariat Dewan ini dilakukan setelah awalnya ada dua anggota DPRD Boyolali yang terkonfirmasi pisitif Corona.

"Hari ini kita mendapatkan laporan dari Sekretariat Dewan (Sekwan), bahwa ada anggota Dewan yang terkonfirmasi positif (COVID-19). Kebetulan kontak eratnya cukup banyak dan ini kita lakukan swab antigen terhadap seluruh kontak erat," jelas Insan Adi Asmono, di sela-sela pelaksanaan swab antigen di gedung DPRD Boyolali, hari ini.

Swab antigen dilakukan terhadap pegawai di lingkup Sekwan, anggota Dewan dan keluarganya. Total ada sekitar 50 orang yang menjalani pemeriksaan swab antigen. Hasilnya ada 5 orang yang positif, dua di antaranya merupakan anggota dewan dan tiga orang lainnya dari staf Setwan.

"Dari hasil swab antigen tersebut memang ada beberapa yang kemudian yang terkonfirmasi positif. Ada yang kita sarankan lanjutkan untuk PCR, ada yang kita sarankan untuk kemudian isolasi mandiri di rumah dan segera kita tangani dengan pengiriman obat," jelas Insan.

(sip/mbr)