Ada Anggota dan Satpam Kena COVID-19, Kantor DPRD Rembang Lockdown

Arif Syaefudin - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 16:18 WIB
Kantor DPRD Rembang lockdown gegara Corona, Senin (28/6/2021).
Kantor DPRD Rembang di-lockdown gegara COVID-19. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Tiga orang di lingkup kantor Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang, Jawa Tengah positif virus Corona atau COVID-19. Akibatnya, aktivitas di kantor DPRD Rembang itu ditutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan.

"Ada tiga orang (kena Corona), satpam satu, 2 anggota dewan. Ya sementara bisa dibilang lockdown dulu. Kita tutup aktivitas tatap muka di kantor sementara sampai waktu yang belum ditentukan, (sembari) melihat kondisinya ke depan seperti apa," terang Ketua DPRD Rembang Supadi saat dimintai konfirmasi detikcom melalui telepon, Senin (28/6/2021).

Supadi menyebut untuk sementara kegiatan anggotanya dilakukan via rumah masing-masing atau work from home (WFH). Dia menyebut rapat-rapat akan digelar secara daring.

"Upaya kita juga untuk memutus penyebaran COVID-19. Jadi memang kita sementara WFH terlebih dahulu," jelasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Rembang yang membidangi pembangunan, Puji Santosa pun menyambut baik keputusan untuk bekerja dari rumah. Dia pun mengajak anggota dewan lainnya agar tidak melakukan kunjungan kerja di masa pandemi COVID-19 ini.

"Untuk sementara, karena kondisi memburuk, kita tunda semua kegiatan. Kita tidak keluar daerah, karena prihatin, kita juga WFH. Kemarin pas pelantikan PAW Pak Basirun juga dilakukan virtual zoom, baik dewan maupun Pak Bupati," ujar Puji.


Puji mengatakan komunikasi antaranggota dewan tetap terjalin baik meski dilakukan virtual. Pihaknya memastikan kinerja legislatif tidak akan terganggu dengan kondisi pandemi Corona ini.

"Kita harus disiplin. Yang bisa menyembuhkan adalah diri kita sendiri. Dengan WFH, kita tetap bisa beraktivitas melalui virtual. Tidak akan terganggu dan akan tetap bertugas sesuai fungsi masing-masing," jelasnya.

(ams/sip)