Terus Nanjak, Kasus Corona di Kulon Progo Tambah 149 Sehari

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 19:31 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Kulon Progo -

Jumlah kasus terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melonjak signifikan. Per hari ini tercatat ada 149 kasus baru COVID-19 di Kulon Progo.

"Dengan tambahan ini, maka total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kulon Progo telah menembus 7.382 kasus dengan rincian 105 menjalani isolasi rumah sakit, 1.189 isolasi mandiri, 5.411 selesai isolasi, 537 sembuh dan 140 meninggal dunia," ungkap Juru Bicara Satgas COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Baning menjelaskan 149 kasus baru itu merupakan hasil dari swab PCR positif sebanyak 124 kasus, dan sisanya yakni 25 hasil swab antigen positif. Kasus baru Corona di Kulon Progo ini tersebar di 10 Kapanewon yaitu Sentolo, Nanggulan, Kalibawang, Samigaluh, Temon, Kokap, Wates, Panjatan, Pengasih dan Girimulyo.

Dari kapanewon yang disebutkan di atas, kasus terbanyak berasal dari wilayah Samigaluh yakni berjumlah 35, disusul Kalibawang dengan 32 kasus. Kemudian kapanewon lain berada di kisaran 15 hingga 25 kasus.


Kasus baru yang dilaporkan hari ini menjadi yang terbanyak kedua sejak sepekan terakhir. Pada Senin (21/6) kasus harian COVID-19 tercatat sebanyak 106 kasus. Lalu 35 kasus selesai isolasi, dan 4 orang di antaranya meninggal dunia dalam sehari, sedangkan akumulasi kasus Corona di Kulon Progo sebanyak 7.148.

Kemudian Selasa (22/6) lalu kasus harian sebanyak 85 kasus. Lalu 4 orang selesai isolasi, dan 2 kasus meninggal dalam sehari, sedangkan akumulasi kasus sebanyak 7.233 kasus,

Sebelumnya Satgas COVID-19 Kulon Progo mencatat rekor kasus harian COVID-19 sebanyak 201 kasus pada Sabtu (19/6) lalu. Pada Sabtu (19/6) itu akumulasi kasus Corona di Kulon Progo sebanyak 6.990 kasus.

PPKM Diperketat

Ketua Satgas COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan pihaknya akan kembali memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sebagai upaya menekan lonjakan kasus COVID-19 di Kulon Progo.

"Iya kami akan kembali memperketat PPKM mikro, selain itu juga akan membatasi izin keramaian, yang sekiranya tidak terlalu urgent tidak diizinkan," kata Fajar.

Fajar menerangkan untuk saat ini tidak ada RT di Kulon Progo yang berstatus zona merah. Yang ada adalah zona oranye sebanyak 13, dan sisanya hijau dan kuning.

Adapun jumlah RT zona oranye terbanyak berlokasi di wilayah Sentolo sebanyak lima RT. Kedua di Kapanewon Kalibawang yang memiliki empat wilayah RT.

"Rata-rata wilayah di kabupaten Kulon Progo masih didominasi oleh warga hijau dan kuning. Untuk zonasi penularan COVID-19 warna kuning sebanyak 352 RT dari 12 Kapanewon. Sedangkan, zona hijau terdiri dari 4.113 RT dari 12 Kapanewon," kata Fajar.

(ams/mbr)