Pati Zona Merah Terapkan 'di Rumah Saja', Hanya Sektor Ini yang Boleh Buka

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 17:49 WIB
Suasana sepi di Masjid Agung Baitunnur Pati, Jumat (18/6/2021).
Suasana sepi di Masjid Agung Baitunnur Pati, Jumat (18/6/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pati -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah menerapkan gerakan 'Pati di rumah saja' pada akhir pekan nanti. Hal itu merupakan upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19 yang belakangan ini trennya terus meningkat di Kabupaten Pati.

Bupati Pati Haryanto menyebut, gerakan tersebut telah dituangkan dalam surat edaran Bupati tertanggal 22 Juni 2021. Rencananya, gerakan Pati di rumah saja, akan dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 26 dan 27 Juni 2021.

"Melaksanakan gerakan Pati di rumah saja yang merupakan gerakan bersama seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Pati dengan cara tinggal di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan tempat tinggal masing-masing secara serentak pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 26 dan 27 Juni 2021," kata Haryanto kepada detikcom, Rabu (23/6/2021).

Haryanto mengatakan, gerakan tersebut dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali. Ia pun memastikan, selama dua hari itu, tidak ada aktivitas pekerjaan apapun.

"Semua komponen masyarakat kecuali yang terkait dengan sektor esensial. Seperti kesehatan, keamanan, kebencanaan, komunikasi, teknologi informasi, logistik dan kebutuhan pokok masyarakat, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional," paparnya.

Selama berlangsungnya gerakan 'Pati di rumah saja' itu, kata dia, akan digencarkan operasi yustisi oleh Satpol PP bersama dengan TNI dan Polri. Menyasar ke seluruh kecamatan wilayah di Kabupaten Pati.

"Selama gerakan itu dilakukan, kami akan melakukan operasi serentak penegakan displin protokol Kesehatan secara masif," pungkasnya.

(sip/ams)