Kasus Corona Meningkat, Lapangan Simpang Lima Semarang Ditutup

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 20:41 WIB
Kawasan lapangan Simpang Lima Semarang, Kamis (17/6/2021).
Kawasan lapangan Simpang Lima Semarang, Kamis (17/6/2021). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Tingginya kasus virus Corona atau COVID-19 membuat tiga taman kota di Kota Semarang ditutup untuk mencegah kerumunan. Salah satu yang ditutup adalah Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.

Taman yang menjadi ikon Kota Semarang itu tampak sepi malam ini. Padahal biasanya banyak sepeda atau odong-odong hias yang mondar-mandir dengan lampunya. Landmark berupa tulisan Simpang Lima pun ditutup kain putih.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali, mengatakan tiga taman yang ditutup yaitu Taman Pancasila Simpang Lima Semarang, Taman Indonesia Kaya, dan Taman Bangetayu.

"Mulai hari ini. Sudah matur (menyampaikan) ke Pak Wali dan Bu Wakil. Sementara ini TIK, Simpang Lima, dan Bangetayu. Semua aktivitas seperti kegiatan sepedaan, odong-odong, kumpul-kumpul di tiga taman itu ditutup," kata Ali saat dihubungi lewat telepon, Kamis (17/6/2021).

Kawasan lapangan Simpang Lima Semarang, Kamis (17/6/2021).Kawasan lapangan Simpang Lima Semarang, Kamis -17/6. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Ia menjelaskan, penutupan tiga taman itu dilakukan dalam batas waktu yang belum ditentukan. Taman akan kembali dibuka jika angka kasus COVID-19 sudah turun.

"Kegiatan di sini sementara dinonaktifkan karena kasus COVID-19 meningkatnya signifikan sekali sehingga sementara dinonaktifkan dulu. Kita berdoa COVID segera menurun," imbuhnya.

Untuk diketahui, dikutip dari laman siagacorona.semarangkota.go.id pada Jumat (17/6) hari ini terdapat 1.435 orang terkonfirmasi COVID-19. Dari jumlah tersebut diketahui 867 pasien dari Semarang dan 568 pasien dari luar Semarang.

(rih/mbr)