Kasus Corona dari Klaster Kudus di Klaten Bertambah

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 20:04 WIB
Suasana sepi tampak di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (15/6/2021).
Suasana salah satu desa klaster Kudus di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah (foto: Achmad Syauqi)
Klaten -

Kasus Corona warga Klaten dengan riwayat usai pulang dari Kudus, Jawa Tengah atau klaster Kudus terus bertambah. Pemerintah Kabupaten Klaten memetakan kini ada lima titik yang tersebar di lima kecamatan.

"Ya ada lima tempat di lima desa tersebar di lima kecamatan. Jadi orang Klaten, pulang dari Kudus kemudian terpapar," kata Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito pada detikcom, Selasa (15/6/2021).

Roni menerangkan semula kasus COVID-19 hanya ditemukan di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo; Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, dan Desa Kalikotes. Namun jumlahnya kini bertambah.

"Semula Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah dan Kalikotes tapi kini bertambah. Ada Kecamatan Ceper dan Jatinom," sambung Roni.

Roni tidak merinci data Desa di Kecamatan Ceper dan Jatinom yang terpapar COVID-19 dengan riwayat warga sepulang dari Kudus ini. Namun, dia menyebut kondisi warga tersebut baik dan kini menjalani isolasi mandiri.

"Kondisinya mayoritas baik dan isolasi mandiri. Tapi untuk yang warga Desa Buntalan ada gejala, jika tidak salah kemarin atau hari ini mau dirawat di RS," terang Roni.

Roni menyebut pihaknya sudah mengimbau agar kelima warga yang sepulang dari Kudus itu menjalani isolasi terpusat. Opsi isolasi bisa di Edotel, Panti Semedi atau Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"Kami mengimbau untuk mau dirawat di Edotel, Panti Semedi bahkan ke Asrama Haji Donohudan. Sedang dilakukan pendekatan, memang kemarin yang dari Buntalan tidak mau tapi mau ke RS," sambung Roni.

Pemkab Klaten Kirim Sampel ke UGM

Dia menambahkan pihaknya sudah mengambil sampel swab dari Desa Tijayan untuk mengecek varian Corona tersebut. Sejumlah sampel itu dikirim ke Fakultas Kedokteran UGM di Yogyakarta.

"Untuk yang Tijayan kita sudah ambil beberapa sampel. Kita kirim ke UGM untuk ditentukan varian apa yang ada di desa itu," terang Roni.

Terpisah, Camat Manisrenggo, Raharjo Budi Setiyono menyebut data per hari ini masih ada 31 warga positif Corona.

"Zona merah ada satu RT yaitu di RT 18. Kita masih berlakukan lockdown, tadi saya sudah konfirmasi ke bidan desa dan satgas desa," kata Raharjo pada detikcom.

Sebelumnya diberitakan, klaster penyebaran COVID-19 di Klaten yang disebabkan warga sepulang dari Kabupaten Kudus muncul di Klaten. Ada tiga titik terdapat klaster Corona yang tersebar di tiga wilayah.

"Ada tiga titik dari Kudus. Desa Tijayan, Buntalan dan Kalikotes," ujar Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito, kemarin..

(ams/ams)