Round-Up

Lonjakan Corona di Jateng-DIY! RS Nyaris Penuh-Ratusan Lokasi Lockdown

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 08:42 WIB
COVID-19 Health insurance concept. Blurring of hand holding pen and Stethoscope on health form. Focus on
(Foto: Getty Images/iStockphoto/farosofa)
Yogyakarta -

Lonjakan kasus Corona terus terjadi di sejumlah daerah di Jateng-DIY. Tercatat sejumlah daerah mengalami lonjakan cepat hingga rumah sakit membeludak hingga ratusan titik terpaksa ditutup untuk melokalisir penyebaran virus.

'Sepekan di Rumah Saja' di Kudus

Sesuai SE Bupati, Warga di Kabupaten Kudus, diimbau tetap di rumah saja selama sepekan guna memutus penyebaran virus Corona atau COVID-19. Apalagi ditemukan varian baru B1617.2 atau varian Delta atau yang biasa disebut Corona varian India. Jumlah desa zona merah bertambah menjadi 80 desa.

3 Klaster di Klaten Disebut Tertular dari Kudus

Klaster penyebaran COVID-19 di Klaten yang disebabkan warga sepulang dari Kabupaten Kudus terus bertambah. Total ada tiga titik terdapat klaster Corona yang tersebar di tiga wilayah.

"Ada tiga titik klaster dari Kudus. Desa Tijayan, Buntalan dan Kalikotes," ungkap Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito pada wartawan di sela apel penyemprotan disinfektan massal di Alun-alun Klaten, Senin (14/6).

Dijelaskan Roni, kasus terbaru klaster Corona ada di Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah dan dari Kecamatan Kalikotes. Di Desa Buntalan karena ada seorang atlet pulang dari Kudus.

Belasan warga Boyolali tertular sepulang dari Kudus

Warga di Dukuh Tegalrejo, Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, positif virus Corona atau COVID-19 sepulang dari Kudus. Hasil tracing sementara, belasan warga lainnya juga positif setelah dilakukan tes swab antigen.

Lonjakan di Sleman! Klaster Lapas hingga perkampungan

Ratusan narapidana di Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta terkonfirmasi virus Corona atau COVID-19. Mereka diduga tertular dari petugas lapas yang sempat pulang kampung.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo menyebut ada 275 orang di Lapas Narkotika yang dinyatakan positif COVID-19. Mereka bukan hanya warga binaan, melainkan ada petugas lapas.

"275 kasus ini 13 orang karyawan lapas sisanya warga binaan. Iya itu klaster," kata Joko, Senin (14/6/2021).

Di Seturan, Depok, Sleman, sebuah pusat perbelanjaan atau swalayan di Seturan, juga ditutup sementara untuk proses sterilisasi. Penyebabnya, 3 karyawannya positif virus Corona atau COVID-19. "Tutup 3 hari," kata Panewu Depok, Abu Bakar, Senin (14/6).

Klaster perkampungan juga terjadi Padukuhan Kendal, Bangunkerto, Turi, Sleman. Total 30 warga terinfeksi. Bermula dari satu warga terinfeksi yang tidak jujur dan tetap melakukan aktifitas normal.

Masih dari Sleman. Dilaporkan bahwa kapasitas dua shelter Fasilitas Kesehatan Darurat COVID-19 (FKDC) mulai penuh.

Selanjutnya: 151 RT di Pati Lockdown dan RS sejumlah daerah nyaris penuh

Simak video 'Daftar 22 Provinsi di Indonesia yang Lampu Kuning COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]