Belasan Orang Boyolali Positif Corona, Berawal dari Warga Pulang dari Kudus

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 16:41 WIB
Dinas Kesehatan Boyolali melakulan pemeriksaan swab kepada warga di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Senin (14/6/2021).
Dinas Kesehatan Boyolali melakulan pemeriksaan swab kepada warga di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Senin (14/6/2021). (Foto: Istimewa)
Boyolali -

Warga di Dukuh Tegalrejo, Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, positif virus Corona atau COVID-19 sepulang dari Kudus. Hasil tracing sementara, belasan warga lainnya juga positif setelah dilakukan tes swab antigen.

"Hari ini dilakukan pemeriksaan swab. Sasarannya 94 orang, namun yang datang 58 orang. Kemudian ditambah 6 anak SD dan perangkat desa. Hasil swab antigen, 15 orang positif. Sehingga total ada 18 orang yang positif," kata Camat Simo, Waluyo Jati, kepada wartawan, Senin (14/6/2021).

Waluyo menjelaskan, kasus COVID-19 di Dukuh Tegalrejo ini bermula ketika dua warga setempat pulang dari Kudus beberapa hari lalu. Di sana mereka satu minggu gotong royong sebagai tukang bangunan.

"Pulang dari sana juga tidak lapor dan ikut kegiatan kerja bakti warga membuat tanggul jalan, salat Jumat ke masjid dan melayat," jelasnya.

Beberapa hari kemudian, istri dari salah satu warga yang ke Kudus itu mengalami keluhan sesak napas dan demam. Saat periksa, diarahkan untuk tes swab antigen serta swab PCR dan hasilnya positif.

Tracing pun dilakukan kepada anggota keluarganya dan dilakukan swab PCR. Hasilnya tiga orang terkonfirmasi positif.

Kemudian hari ini dilakukan pemeriksaan swab antigen kepada kontak erat warga di kampung tersebut. Hasilnya ada 15 orang yang positif, sedangkan 48 warga lainnya negatif.

Ke-15 orang itu menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka juga dites swab PCR.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S Survivalina, membenarkan ada warga Simo yang positif COVID-19 sepulang dari Kudus.

"Iya ada. Ada riwayat perjalanan warga Boyolali ke Kudus dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata positif (terpapar virus Corona). Ini sedang dilakukan pelacakan kontak eratnya, sebanyak 54 orang," kata Lina, sapaan akrabnya, kepada wartawan.

Pihaknya mengimbau warga untuk mengurangi mobilitas atau bepergian ke daerah zona merah Corona. Selain itu juga tidak melakukan aktivitas yang mengumpulkan banyak orang.

Lina menambahkan, kasus COVID-19 di Kabupaten Boyolali pada hari ini ada tambahan 165 kasus baru. Sehingga jumlah total kasus konfirmasi positif di Boyolali sampai hari ini sejumlah 8.553. Kasus aktif sebanyak 525, terdiri 133 orang dirawat dan 392 isolasi mandiri.

"Kita tetap harus waspada meskipun Boyolali saat ini masih masuk zona risiko sedang. Kalau kita tidak segera melakukan upaya-upaya pencegahan penghentian kasus penularan, maka bisa menjadi kita mendekati ke zona merah," imbuhnya.

(rih/sip)