Round-Up

7 Fakta Driver Ojol Solo Jadi Tersangka Gegara Antar Pesanan Miras

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 08:18 WIB
ojol
(Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Solo -

Kisah seorang driver ojek online (ojol) di Solo yang ditangkap mengantarkan pesanan berisi minuman keras (miras) viral di media sosial.

Kisah itu diposting oleh sang driver setelah dirinya ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Setelah diunggah, postingan tersebut langsung mendapatkan ribuan respons dari masyarakat yang mayoritas mempertanyakan kasus tersebut.

Berikut tujuh fakta viral driver ojol antarkan Miras hingga dijadikan tersangka.

Mengantarkan anggur merah

Kisah driver Gojek ini bermula ketika dia diminta pelanggan untuk membelikan 'Anggur Madu' seharga Rp 375.000, lalu mengantarkannya kepada pemesan yang katanya sudah menunggu di barat Terminal Tirtonadi, Solo.

Akan tetapi, saat barang diantarkan justru sang pemesan tidak mau membayar dengan alasan masih ada yang kuran. Driver diminta untuk menunggu.

Saat menunggu, datang driver Gojek lain dan menanyakan perihal isi paketan yang dibawanya. Setelah dibuka ternyata yang dibawanya adalah minuman keras (miras) jenis anggur merah.

Ditangkap tim Sparta Polresta Solo dan jadi tersangka

Tidak berselang lama, tim Sparta Polresta Solo datang ke lokasi dan membawa driver beserta rekannya ke Polresta Solo.

Sang driver dimintai keterangan terkait miras yang dibawanya tersebut. Usai melalui pemeriksaan,sang driver ditetapkan sebagai tersangka.

Padahal, dirinya sudah menjelaskan bahwa barang tersebut bukanlah miliknya. Dia hanya diminta mengantarkan pesanan itu kepada pemesan sesuai dengan SOP di PT Gojek Indonesia (GI).

Usai ditetapkan tersangka, driver juga diminta wajib lapor.

Viral di media sosial

Kejadian tersebut selanjutnya ditulis oleh driver dan diunggah di Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya.

Cerita sang driver mendapatkan respons yang cukup banyak dari masyarakat yang membacanya. Bahkan, sebelum akhirnya postingan dihapus oleh sang driver komentar di Facebook sudah mencapai lebih dari 2.500.

Tidak berselang lama setelah cerita sang driver viral, kemudian driver menghapusnya dengan alasan permasalahan sudah selesai.

Polisi berikan penjelasan

Terkait dengan viralnya kasus tersebut, Wakapolresta Solo AKBP Deny Heryanto mengatakan, sesuai dengan prosedur terkait kepemilikan miras harus dilakukan pemeriksaan.

"Kalau sesuai prosedurnya barang siapa yang berkaitan dengan peredaran miras, penjualnya dan orang yang membawanya harus dimintai keterangan," kata Deny kepada detikcom, Minggu (13/6).

Dalam arti, Deny melanjutkan, mereka harus bertanggungjawab dalam situasi seperti itu. Meskipun, yang membawa tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa barang yang dibawanya berisi miras atau barang terlarang.

"Ternyata setelah dicek oleh tim Sparta Polresta ternyata isinya miras. Dan sebenarnya, miras ini masuknya ke tipiring (tindak pidana ringan)," urainya.

Wakapolres juga meragukan jika sang driver sudah dinyatakan sebagai seorang tersangka, usai kedapatan membawa miras tersebut.

"Jadi kalau dibilang tersangka saya agak-agak ragu," ucapnya.

Lihat juga video 'Mobil Bawa Miras Terciduk Saat Razia Penyekatan Mudik di Trenggalek':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya: Gibran angkat bicara hingga pencabutan status tersangka