Varian Delta 'India' Masuk Kudus, Bupati Teken SE di Rumah Saja Sepekan

Dian Utoro Aji - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 19:48 WIB
Suasana hari terakhir imbauan di rumah saja, Kudus, Rabu (9/6/20210).
Kawasan Simpang Tujuh Kudus, Rabu (9/6/20210). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Varian baru virus Corona B1617.2 atau varian Delta ditemukan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Kudus pun memberlakukan imbauan tetap di rumah saja selama sepekan ke depan.

"Iya sudah ada surat edarannya," kata Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Mas'ut, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (13/6/2021).

Seperti dilihat detikcom, surat edaran bernomor 360/1323/04.03/2021 tentang imbauan untuk tetap di rumah saja pada hari Senin sampai dengan Minggu, tanggal 14-20 Juni dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kudus. Surat edaran tersebut ditandatangani langsung Bupati Kudus HM Hartopo.

Pada surat tersebut terdapat lima poin. Pertama, tentang imbauan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten kudus agar tetap di rumah saja pada hari Senin sampai dengan Minggu, 14-20 Juni 2021. Kedua, tentang kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kudus dan instansi vertikal agar menerapkan pengaturan pergantian waktu pekerja serta imbauan pegawai di lingkungan kerja masing-masing agar di luar jam kerja untuk tetap di rumah saja.

Ketiga, TNI-Polri hingga satgas Jogo Tonggo agar memantau pelaksanaan imbauan tetap di rumah saja di wilayah masing-masing. Keempat, Satgas Percepatan COVID-19 Kabupaten Kudus dapat melakukan rapid test secara acak kepada warga yang tidak mematuhi imbauan tetap di rumah saja.

Kelima, bagi warga yang rapid test menunjukkan hasil reaktif atau positif agar ditindaklanjuti dengan isolasi di pusat isolasi COVID-19 yang telah ditentukan.

Mas'ut menjelaskan surat edaran tersebut sudah disebarkan sampai desa-desa di Kudus. "Sudah lewat media sosial sudah diperintahkan untuk disosialisasikan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 28 orang di Kudus, Jawa Tengah dipastikan positif Corona varian B1617.2 atau varian Delta. Hasil itu diketahui setelah Kemenkes mengambil sampel untuk mengetahui penyebab penyebaran virus Corona di Kudus.

"Kemarin sudah ada penelitian dari UGM, yang di sini ada varian baru B1617.2 yang diambil sampel. Itu dulu, by name by address belum tahu siapa itu yang kena varian baru, kemarin ada 34 yang keluar 28 ada varian baru (B1617.2)," jelas Bupati Kudus HM Hartopo kepada wartawan ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Minggu (13/6).

Simak video 'Varian India Sampai di Kudus, Ganjar Pranowo: Saya Makin Punya PR':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)