Emak-emak Korban Arisan Online Istri Anggota DPRD Ngadu ke Gerindra DIY

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 13:59 WIB
Emak-emak korban penipuan arisan online Hoki mengadu ke Gerindra DIY. Mereka minta bantuan mediasi dengan istri salah satu kader Gerindra Bantul, umat (11/6/2021)
Emak-emak korban penipuan arisan online 'Hoki' mengadu ke Gerindra DIY. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Emak-emak yang menjadi korban penipuan arisan online 'Hoki' yang ownernya seorang istri anggota DPRD Kabupaten Bantul mengaku ke DPD Partai Gerindra DIY. Mereka mengadukan ulah istri salah seorang kadernya dan dijanjikan mediasi.

Pantauan di lokasi, emak-emak korban arisan online ini membawa sejumlah kertas berisi tulisan 'Berikan Hak Kami, Kembalikan Uang Arisan Kami' hingga soal 'Kembalikan Uang Kami Jangan Sembunyi'. Mereka juga menyerahkan surat permohonan mediasi kepada pengurus Gerindra DIY.

"Tadi kami sudah sampaikan surat di mana beliau terdaftar sebagai anggota partai agar bisa mediasi. Ini merupakan bentuk upaya mencari keadilan dan kami ingin sederhanakan perkara ini jadi kekeluargaan," kata Kuasa Hukum korban Arisan Online 'Hoki', Mahendra Handoko, saat ditemui wartawan di Kantor DPD Gerindra DIY, Jumat (11/6/2021).

Dari hasil audiensi itu baik Gerindra Kabupaten Bantul maupun Gerindra DIY berjanji untuk membantu mediasi kedua belah pihak. Mahendra menegaskan dalam kasus ini pihaknya tidak berniat menjatuhkan nama baik kader Gerindra yang merupakan suami dari owner arisan online 'Hoki' itu.

"Tadi bilangnya (dari DPD Gerindra DIY) segera ada mediasi, dan itu memang harapan kami agar partai mampu memediasikan kami dengan yang bersangkutan. Karena ibu-ibu ini bukan cari kegaduhan tapi ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Bantul Darwinto membenarkan jika DT, suami dari owner arisan online GP, merupakan kadernya. Namun dia meminta masalah ini tidak dikaitkan dengan partai karena masalah yang dialami DT murni masalah pribadi.

"Ini tidak ada keterkaitan dengan partai nggih, ini murni masalah pribadi. Intinya kami dari partai akan menjembatani sebaik mungkin agar permasalahan ini bisa cepat selesai dan juga untuk memediasi agar bisa bertemu yang bersangkutan," ucap Darwinto.

Sementara itu, Wakil Sekretaris I DPD Gerindra DIY Guntur Yudianto mengaku telah menerima surat dari pihak korban penipuan arisan online 'Hoki' yang melibatkan istri dari kader Gerindra. Dia menyebut surat tersebut akan segera diteruskan kepada pimpinan Gerindra DIY.

"Nanti surat akan kami sampaikan ke pimpinan, semoga ini segera terselesaikan. Karena sifatnya yang berhubungan dengan partai disampaikan ke pimpinan," ucap Guntur.

Diberitakan sebelumnya, para emak-emak korban arisan online 'Hoki' ini sempat mendatangi Pengadilan Negeri Bantul, Kamis (10/6) kemarin. Awal mula arisan ini berjalan lancar, namun memasuki akhir tahun 2020 berjalan macet.

(ams/sip)