Kasus Harian Corona di Gunungkidul Pecah Rekor! Ada Klaster Baru

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 19:15 WIB
COVID-19 Health insurance concept. Blurring of hand holding pen and Stethoscope on health form. Focus on
Ilustrasi Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/farosofa)
Gunungkidul -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul menyebut terjadi pecah rekor untuk penambahan kasus harian baru virus Corona atau COVID-19. Pecah rekor itu diikuti dengan munculnya klaster pesantren di Kapanewon Playen, Gunungkidul.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, hari ini ada tambahan 86 kasus baru positif Corona. Menurutnya angka tersebut merupakan rekor baru.

"Ini rekor baru (ada tambahan 86 kasus baru positif Corona)," kata Dewi saat dihubungi wartawan, Kamis (10/6/2021).

Menyoal latar belakang munculnya rekor baru tersebut, Dewi mengaku karena muncul beberapa klaster. Di mana salah satunya klaster pondok pesantren (ponpes) di Kapanewon Playen.

"Ada beberapa klaster dan salah satunya ada (klaster) ponpes," katanya.

Berdasarkan data dari Dinkes Gunungkidul kasus Corona di Gunungkidul per hari ini sebanyak 3.429 kasus. Dari jumlah tersebut kasus positif bertambah 86 dan kasus sembuh bertambah 15 dibandingkan kemarin. Sementara itu, total kasus sembuh 2.879, kasus dirawat 391, dan kasus meninggal Corona di Gunungkidul sebanyak 159 kasus.

Dihubungi terpisah, Panewu (Camat) Playen Muh Setyawan Indriyanto membenarkan adanya kasus di salah satu pesantren putri di Kapanewon Playen. Dia menjelaskan kasus tersebut bermula dari lima orang santri yang mengalami gejala kehilangan indra penciuman dua hari lalu.

"Terus dari pondok pesantren berinisiatif melakukan rapid antigen dan diketahui (kelimanya) terkonfirmasi positif (COVID-19)," ujar Setyawan.

Selanjutnya, pengasuh ponpes menempatkan kelima orang tersebut di ruang isolasi khusus. Mendapati hal tersebut, pengasuh ponpes bersama Satgas COVID-19 setempat kembali melakukan tracing kontak erat lima orang tersebut.

"Lalu dilakukan tracking 14 santri yang kontak erat, hasilnya ada 7 santri yang dinyatakan terkonfirmasi positif. Jadi menurut informasi total ada 12 (santri yang positif COVID-19)," ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini tracing kontak erat dari 12 santri yang positif Corona terus dilakukan untuk memutus penularan.

"Saat ini baru dilakukan tracing dari teman-teman Puskesmas (Kapanewon Playen)," ujarnya.

(rih/ams)