Usai Piknik, 79 Warga Purworejo Positif Corona-3 di Antaranya Meninggal

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 16:06 WIB
Balai Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Purworejo, Kamis (10/6/2021).
Balai Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Purworejo, Kamis (10/6/2021). Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo -

Sebanyak 79 warga Purworejo, Jawa Tengah, terpapar virus Corona atau COVID-19 dan tiga di antaranya meninggal dunia. Mereka terpapar Corona usai piknik atau wisata ke Dieng, Wonosobo.

"Kata bu dokter Puskesmas, ada yang periksa ke sana diperiksa hasilnya positif dilacak ditanya habis ikut kegiatan (wisata). Perkembangannya kemudian ada 11 orang yang positif. Kemudian kami inventarisir kami lakukan tes lagi," kata Camat Purworejo sekaligus Ketua Satgas Kecamatan, Sudaryono, saat ditemui detikcom di Balai Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Kamis (10/6/2021).

Adapun 79 orang tersebut merupakan warga Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo. Diketahui, sebelumnya tercatat ada 36 orang termasuk kades dan perangkatnya telah melakukan perjalanan wisata ke Dieng Wonosobo pada tanggal 29 Mei 2021. Usai melakukan acara tersebut, salah seorang peserta wisata merasakan gejala mirip COVID-19 hingga akhirnya memeriksakan diri ke Puskesmas Cangkreplor.

Untuk penanganan lebih lanjut, Sudaryono menjelaskan, Satgas Penanganan COVID-19 Kecamatan Purworejo kemudian langsung melakukan tracing lebih lanjut. Hasilnya, hingga hari ini 79 orang dinyatakan positif COVID-19, tiga di antaranya meninggal dunia.

"Yang diperiksa ada 113 orang, ditemukan positif 79 orang, dengan rincian empat orang dirawat yang lainnya isolasi mandiri dan yang masih menunggu hasil 30 orang. Yang meninggal tiga orang, tadi malam, tadi pagi dan siang ini," jelasnya.

Meski warga yang dinyatakan positif COVID-19 tersebut diketahui usai melakukan perjalanan wisata, namun pihaknya tidak bisa menyebut kasus tersebut sebagai klaster piknik lantaran di desa itu sebelumnya juga ada warga yang menyelenggarakan hajatan dan takziah.

"Informasinya begitu jadi ada kegiatan piknik ke Dieng. Tapi kami tidak bisa mengambil kesimpulan klaster piknik ini nggak bisa, karena dirunut dari kegiatan sebelumnya ada hajatan, takziah juga," imbuhnya.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Kantor Desa Brenggong sementara ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Warga pun diimbau untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Pelayanan kantor desa sendiri otomatis tutup karena sembilan perangkat dan pak kades juga positif, jadi nggak mungkin ngantor kan. Kemudian kami imbau siapapun agar tetap mematuhi prokes demi pencegahan COVID-19 khususnya dengan 5 M," pungkasnya.

Tonton juga Video: Klaster Industri di Purwakarta, 48 Karyawan Pabrik Positif Covid-19

[Gambas:Video 20detik]




(rih/mbr)