Kasus Klaster yang Dipicu Warga Pulang dari Kudus di Klaten Tambah Jadi 46

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 19:27 WIB
Klaster Corona dipicu warga pulang dari Kudus di Desa Tijayan Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Selasa (8/6/2021).
Gang di RT 18 Desa Tijayan Kecamatan Manisrenggo dijaga Satgas Corona Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Kasus positif virus Corona atau COVID-19 di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang dipicu warga pulang dari Kabupaten Kudus terus bertambah. Jumlah yang semula 31 kasus kini menjadi 46 orang.

"Sebelumnya 31 orang, tanggal 7 Juni jadi 45 orang, dan hari ini 8 Juni menjadi 46 orang. Total di Kecamatan Manisrenggo ada 85 kasus positif terkonfirmasi," papar Camat Manisrenggo, Raharjo Budi Setiono pada wartawan, Selasa (8/6/2021).

Dikatakan Raharjo, menyikapi kasus di Desa Tijayan, tracing terus dilakukan. Rencananya pemeriksaan lanjutan akan dilaksanakan besok.

"Bersama dinas kesehatan kabupaten, kecamatan, puskesmas dan relawan besok pagi akan dilakukan tracing jam 07.00 WIB. Swab PCR 58 orang dan rapid antigen 30 orang," jelas Raharjo.

Kegiatan itu, kata Raharjo dilaksanakan di dua lokasi. Tes PCR di RS Soeradji Tirtonegoro, dan tes antigen di puskesmas.

"Antigen di puskesmas, itu memang screening sampai bawah semua akan dihabiskan. Katakan satu rumah ada tiga, kemarin baru dua maka yang satu juga diperiksa," sambung Raharjo.

Penyebarannya dari Warga yang Pulang dari Kudus

Awal munculnya kasus di desa itu, ungkap Raharjo dari enam orang yang diduga jadi jemaah di musala yang diimami S. S sendiri warga asal Kudus yang pulang dari Kudus.

"S itu asalnya dari Kudus, kembali dari Kudus. Memang tokoh agama yang bersemangat," lanjut Raharjo.

Setelah pulang, imbuh Raharjo yang bersangkutan masih beraktivitas. Saat di Kudus belum dinyatakan terkonfirmasi positif Corona.

"Di Kudus belum. Setelah pulang telepon Bu Bidan sudah sakit, kemungkinan terpapar di Kudus ya mungkin saja," sebut Raharjo.

Di desa itu, ujar Raharjo, masih satu RT yaitu RT 18 yang jadi zona merah. Tracing yang akan dilakukan fokus di RT 18 tersebut.

"Tracing yang direncanakan itu tadi ya di RT 18 itu. Kita mencari sisa-sisa yang belum di-tracing," ucap Raharjo.

Sebelumnya diberitakan, penularan virus Corona atau COVID-19 di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, ternyata dipicu warga yang pulang dari luar daerah. Dari pelacakan Satgas COVID-19 setempat, warga yang sakit itu ternyata pulang dari Kabupaten Kudus.

"Di Tijayan itu pulang dari Kudus. Jadi tidak tahu ada keperluan apa tokoh masyarakat itu di Kudus, pulang dari Kudus sudah sakit," jelas Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito pada wartawan di Pemkab Klaten, Senin (7/6).

(sip/ams)