Satpam Ini Nekat Curi Besi Proyek Borobudur, Alasannya Demi Anak

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 19:25 WIB
Satpam berinisial BD (40) nekat mencuri besi tree grate proyek pariwisata Borobudur berdalih demi biaya sekolah anak. Tersangka saat dihadirkan di Mapolres Magelang, Selasa (8/6/2021).
Satpam berinisial BD (40) nekat mencuri besi tree grate proyek pariwisata Borobudur berdalih demi biaya sekolah anak (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Seorang satpam berinisial BD (44) nekat mencuri 179 besi tree grate atau pelindung pohon di proyek kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Borobudur. Kerugian akibat pencurian itu ditaksir mencapai Rp 152 juta.

Pencurian tree grate itu dilakukan tersangka sejak 23 Maret-2 Juni 2021. BD mengaku mencuri sendirian di proyek KSPN Borobudur tepatnya di sepanjang Jalan Mayor Kusen, Borobudur dan Jalan Syailendra, Kecamatan Mungkid.

"Ungkap kasus pencurian besi pada proyek KSPN Borobudur. Awal mulanya, kami mendapat informasi dari pelaksana proyek semenjak tanggal 23 (Maret) sampai 2 Juni 2021 ditemukan beberapa besi tree grate sepanjang jalur KSPN Borobudur yang hilang," kata Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian dalam konferensi pers di Mapolres Magelang, Selasa (8/6/2021).

Terungkap karena Dijual ke Rongsok

Kasus ini terungkap sejak ada informasi warga yang menjual besi tree gate ke salah satu tukang rongsok pada Rabu (2/6) lalu. BD pun ditangkap dan mengaku mencuri besi proyek itu secara bertahap.

"Dalam penyelidikan, tanggal 2 Juni menemukan adanya informasi mengenai seseorang yang menjualbelikan besi kepada saksi tukang rongsok. Polres Magelang mengungkap dan menangkap tersangka inisial BD, pekerjaan satpam. Yang mana merupakan tersangka tunggal kasus pencurian ini," kata Aron.

Aron menyebut sebelum beraksi, tersangka telah lebih dulu menyurvei lokasi. Pencurian besi proyek itu pun dilakukan pada dini hari.

"Sudah disurvei diamati manakala situasi sepi yang bersangkutan mengambil secara diam-diam. Pelaku melaksanakan aksinya di subuh hari. Dalam beberapa hari, selang 2-3 hari pelaku mengambil 2-3 bongkahan besi tree grate yang ada di lokasi menggunakan sepeda motor," ujar Aron.

Aron menyebut total ada 179 tree grate yang dicuri tersangka. Total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Yang dicuri di sepanjang Jalan Mayor Kusen sampai Jalan Syailendra. Total ada 179 yang hilang. Total kerugian kurang lebih Rp 152 juta," tuturnya.

Tersangka Ngaku Butuh Biaya untuk Sekolah Anak

Sementara itu, tersangka BD mengaku sengaja mencuri karena terlilit kebutuhan ekonomi. Dia mengaku menjual besi tree grate itu ke tukang rongsok.

"Keadaan ekonomi. Pulang ke rumah, saya juga bingung mau diapakan besi ini. Lalu saya kepikiran ada bodem ini, saya pukuli sampai hancur lalu saya jual di daerah Magelang. Per kilonya Rp 4.200. Jual yang pertama sebelum puasa," kata BD.

Dia menuturkan duit hasil kejahatan itu dia gunakan untuk membiayai kebutuhan anaknya yang hendak masuk SMP. Dia pun mengakui mencuri sebanyak 10 kali.

"Saya sudah jual 10 kali, bertahap. Total 179, besi belum terpasang sempurna. Uangnya buat ekonomi, anak saya mau berjalan (masuk) SMP," tuturnya.

(ams/rih)