Nani Akhirnya Ungkap Ciri-ciri Sosok Pria Pemberi Ide Takjil Sianida

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 13:32 WIB
Salah satu tim kuasa hukum Nani takjil sianida, Anwar Ary Widodo
Salah satu tim kuasa hukum Nani takjil sianida, Anwar Ary Widodo. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Tersangka Nani Aprilliani Nurjaman (25) bicara tentang sosok R, pemberi ide takjil sate beracun sianida kepada penasihat hukumnya. Nani mengaku baru setahun mengenal R dan menyebut pria itu memiliki logat Sumatera.

"Pengakuan klien kami logatnya (R) dari Sumatera, dia masih muda, sekitar 30 tahun. Keduanya (R dan Nani) sudah kenal sekitar setahun lebih," kata Salah satu dari tim kuasa hukum Nani yakni Anwar Ary Widodo saat ditemui di Polres Bantul, Senin (7/6/2021).

Ary tidak menjawab lugas soal sosok R yang diduga seorang aparat. Namun, dia memastikan R merupakan pelanggan Nani di salon tempatnya bekerja.

"Kalau itu tidak tahu. Nanti di persidangan, karena yang memberi ide melakukan itu (meracil takjil sate sianida) si R. Kita buka-bukaannya nanti di persidangan," ucapnya.

"Yang jelas R hanya pelanggan, dan tidak bawa mobil tiba-tiba di sana (tempat kerja Nani), entah mobilnya diparkir di mana. Dan setelah ada kasus itu kontaknya dihubungi hilang," lanjut Ary.

Polisi Tetapkan R Sebagai DPO

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi mengatakan, bahwa pihaknya segera menetapkan R sebagai daftar pencarian orang (DPO). Pasalnya hingga saat ini R tak kunjung diketahui rimbanya.

"Sementara ini R kita jadikan DPO karena yang bersangkutan belum bisa diamankan, karena ada kendala yang tidak bisa kita ungkapkan. Dan untuk kapannya (ditetapkan DPO) setelah nanti kita gelarkan dulu baru ditetapkan DPO," kata Ngadi.

Untuk diketahui, Nani hari ini melakukan rekonstruksi adegan detik-detik kasus takjil sianida hingga menewaskan seorang bocah anak driver ojek online (ojol) di Mapolres Bantul. Selama rekonstruksi berlangsung Nani terus menangis.

Rekonstruksi kasus takjil sianida ini diawali saat Nani membeli sianida lewat e-commerce hingga akhirnya menyerahkan takjil beracun itu ke driver ojol. Sementara itu, target takjil beracun itu Aiptu Tomi maupun istrinya tidak terlihat di Polres Bantul selama rekonstruksi.

(ams/sip)