Emosi Saat Rekonstruksi Kasus Takjil Sianida, Ayah Korban Hampir Pingsan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 13:22 WIB
Bandiman, ayah korban takjil sianida
Driver ojol, ayah korban takjil sianida di Bantul, Bandiman. (Foto: Pradito R Pertana/detikcom)
Bantul -

Polisi menggelar rekonstruksi adegan kasus takjil sianida yang menewaskan seorang bocah di Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, dengan tersangka yakni Nani Aprilliani Nurjaman (25). Bandiman (47), ayah korban, mengaku sempat emosi saat mengikuti proses rekonstruksi.

"Ya sesuai, tadi urut-urutaannya seperti itu, ada sekitar 35 dan tidak berbeda kok, Mas. Tapi ya sempat emosi juga tadi. Dari tadi hampir pingsan tapi tidak sempat," kata Bandiman saat ditemui di Polres Bantul, Senin (7/6/2021).

Terkait proses hukum, Bandiman menyerahkan ke pihak kepolisian. Dia mengaku telah menuliskan surat kepada Nani Aprilliani.

"Masalah hukum ya proses jalan terus. Iya kami sekeluarga menuntut proses hukum tetap berjalan dan hukuman setimpal. Jadi secara emosi manusia memaafkan, tapi masalah hukum harus tetap berjalan" katanya.

"Pelaku sudah minta maaf melalui tulisan kalau ngomong langsung nggak bisa dan saya jawab dengan tulisan saya," imbuhnya.

Kuasa hukum Bandiman, Chandra Siagian menyebut bahwa Bandiman telah menuliskan secarik kertas kepada Nani. Tulisan itu berisi jika Bandiman telah memaafkan Nani Aprilliani.

Berikut isi surat Bandiman kepada Nani Aprilliani yang ditunjukkan oleh Chandra:

Assalamualaikum, Wr. Wb.
Saya atas nama Bandiman dengan ini memberikan maaf kepada anda (Nanik) yang telah melakukan keteledoran walaupun salah sasaran terhadap anak saya Naba Faiz Prasetya sehingga mengakibatkan meninggalnya anak saya.

Namun demikian dengan tidak mengurangi rasa hormat kami sekeluarga tetap menuntut proses hukum harus tetap berjalan dan tidak akan mengurangi/meringankan tuntutan kami sekeluarga sesuai dengan perbuatan yang telah anda lakukan mendapat hukuman yang setimpal.

Simak juga video 'Dugaan Nikah Siri, Aiptu Tomy Target Takjil Sianida Diperiksa Propam':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)