DPC PDIP Kebumen Usulkan Puan Maharani Capres 2024

Rinto Heksantoro - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 17:35 WIB
Puan Maharani dan Boy William
Puan Maharani. Foto: (dok.YouTube)
Kebumen -

Di tengah polemik antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, DPC PDIP Kebumen secara resmi mengusulkan Puan Maharani menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Keputusan itu hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDIP Kebumen.

"DPC PDIP Kabupaten Kebumen didukung oleh seluruh komponen PAC badan sayap, mengusulkan agar capres 2024 adalah Mbak Puan Maharani," kata Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi, saat dihubungi detikcom, Minggu (6/6/2021).

Dalam Rakercab DPC PDIP Kebumen pada Sabtu (29/5), menghasilkan beberapa rekomendasi termasuk dukungan Puan Maharani untuk maju sebagai capres 2024. Rapat dihadiri oleh DPC, eksekutif, legislatif, KSB PAC, dan ketua Badan Sayap Partai.

Adapun rekomendasi rakercab, pertama, tiga pilar partai mendukung dan mengawal pemerintahan Bupati-Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih melalui anggota fraksi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Kebumen. Kedua, mengusulkan diberlakukannya komandan stelsel dalam Pileg 2024 khususnya Jateng dan provinsi lain yang sudah memungkinkan. Kemudian yang ketiga adalah mengusulkan capres 2024 dari PDIP Puan Maharani.

Rakercab DPC PDIP Kabupaten Kebumen, Sabtu (29/5/2021).Rakercab DPC PDIP Kabupaten Kebumen, Sabtu (29/5/2021). Foto: dok. DPC PDIP Kabupaten Kebumen

Meski sudah memutuskan untuk mengusulkan Puan Maharani sebagai capres 2024, namun Saiful menyebut tetap menunggu keputusan akhir dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Usulan tersebut, menurut Saiful, kemungkinan merupakan usulan resmi pertama dari seluruh DPC PDIP yang ada di Indonesia.

"Namun demikian, kami sebagai kader tegak lurus Megawati. Apapun keputusan dari Ibu Megawati akan kami menangkan. Mungkin DPC PDI Perjuangan Kebumen yang pertama kali mengusulkan Puan Maharani sebagai capres secara resmi dalam rakercab," imbuhnya.

Saiful menjelaskan, Rakercab adalah mekanisme resmi partai untuk menyusun rencana kerja DPC dan forum yang sah untuk membuat usulan kepada DPD dan DPP. Dari 26 PAC yang hadir, semua mencantumkan usulan Puan sebagai capres.

"Karena semua mengetahui Mbak Puan bukan karbitan, sudah terbukti menjadi caleg DPR RI dengan suara yang sangat tinggi, pada saat jadi menteri juga berprestasi. Terlebih kader partai sudah merasakan berada dalam barisan yang dikomandani Mbak Puan dalam Pilgub maupun Pilpres," paparnya.

"Jadi ini bukan karena suka atau tidak suka dengan kader PDI Perjuangan yang lain. Ini sebuah usulan dari bawah yang kemudian jadi keputusan rapat kami," tandasnya.

(rih/rih)