3 Perangkat Desa di Kendal Diperiksa soal Video Porno Diduga Bu Kadus

Saktyo Dimas R - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 20:10 WIB
Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Tri Agung Suryomicho
Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Tri Agung Suryomicho (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Polisi masih mengusut kasus video porno sejoli yang diduga diperankan seorang kadus di Kendal, Jawa Tengah. Hari ini tiga perangkat Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Kami terus usut beredarnya video syur yang diduga salah satu pemerannya adalah perangkat desa. Tadi siang kami telah memeriksa dan memintai keterangan tiga orang perangkat desa dan kami lakukan secara tertutup," kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho saat dihubungi detikcom via telepon, Jumat(21/05/2021).

Ketiga perangkat desa iti diperiksa tim Satreskrim Polres Kendal di Polsek Rowosari. Mereka dimintai keterangan soal video porno yang diduga diperankan bu kadus itu.

"Tiga orang perangkat desa sudah kami periksa selama tiga jam. Pertanyaannya ya masih seputar penyebaran video syur itu," jelasnya.

Agung menyebut pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari sumber peredaran video porno ini. Namun, dia tidak memberi tahu siapa saja perangkat desa yang dimintai keterangan ini.

"Jadi memang kita terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari bawah dulu secara bottom up untuk mendapatkan informasi penyebaran video syur," tambahnya.

Agung mengungkap pihaknya juga sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap Plt Camat Rowosari, Saefudin, dan Kades Bulak Zaenal Alimin, pada pekan depan.

"Meski kami telah periksa tiga orang perangkat desa, kami tetap akan periksa Plt Camat Rowosari dan Kades Bulak. Rencananya akan kami lakukan besok Senin (24/05). Tunggu saja hasilnya ya mas," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, video porno sejoli yang diduga diperankan Bu Kadus di Kecamatan Rowosari, Kendal tersebar viral. Video berdurasi 59 detik itu diduga sengaja direkam pemeran pria. Polisi pun turun tangan mencari pelaku penyebar video porno tersebut.

(ams/mbr)