Bupati Karanganyar Ajak ASN Donasi Palestina, Ganjar Sarankan Sukarela

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 17:10 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Batang, Kamis (20/5/2021).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Batang, Kamis (20/5/2021). Foto: Robby Bernardi/detikcom
Batang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi adanya Surat Edaran (SE) Bupati Karanganyar bernomor 900/1833.1.2 tentang Penggalangan Dana untuk Palestina. Ganjar menyarankan agar donasi atau penggalangan dana itu dilakukan secara sukarela.

"Saran saya sukarela. Saya pernah membuat agenda serupa malah jadi temuan. Alangkah sebaiknya, kasih kotak amal. Ya kita tetap membantu Palestina itu kewajiban," kata Ganjar usai mendatangi acara peletakan batu pertama pabrik kaca di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kamis (20/5/2021).

"Jadi, kalau warga mau membantu ya membantu. Jangan sampai nanti jadi temuan, seolah-olah itu menjadi pungli, kan bahaya," tambah Ganjar.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karanganyar untuk menggalang donasi bagi warga Palestina. Juli menyebut penggalangan donasi ini sebagai simpati serta upaya meringankan beban warga Palestina yang saat ini sedang dirundung konflik.

Perintah penggalangan dana tersebut dituangkan dalam surat edaran (SE) Bupati Karanganyar bernomor 900/1833.1.2. Surat tersebut ditandatangani oleh bupati dan ditujukan kepada para staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, BUMD, camat, dan ketua Baznas Kabupaten Karanganyar. SE ini juga ditembuskan ke Ketua PMI Cabang Karanganyar.

Dalam surat tersebut, seluruh ASN diminta untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana, paling lambat hingga 25 Mei 2021. Dana akan dikumpulkan bagian Kesra Setda Kabupaten Karanganyar dan akan disalurkan melalui PMI cabang Karanganyar.

"Betul, saya bikin surat edaran ke instansi internal pemerintah untuk menggalang iuran, sumbangan sukarela. Kita akan salurkan untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina," ujar Juli kepada wartawan, Selasa (18/5).

Juli mengatakan penggalangan dana ini digelar karena didorong rasa kemanusiaan atas penderitaan warga Palestina. Juli mengatakan selain doa agar serangan di Palestina berhenti, pihaknya yakin warga di sana juga membutuhkan bantuan.

"Karena doa tidak cukup. Semua orang menggerakkan doa, ya saya kira semua berdoa. Tapi doa yang konkrit ini ya kita wujudkan dengan sumbangan, berapapun yang kita dapat, sebagai wujud ikut simpati," jelasnya.

Juli menerangkan, edaran ini dia tujukan ke seluruh pegawai yang bekerja di lingkup kewenangan Pemkab Karanganyar. Terkait penyaluran dana yang terkumpul nanti, pihaknya akan mencari lembaga yang bisa langsung berkomunikasi dengan warga Palestina untuk memastikan bantuan tersebut sampai ke tangan warga Palestina.

"Ya khusus internal pemerintah termasuk BUMD, yang ada di lingkup kewenangan kami kita gugah semangatnya, kita action langsung. Doa itu yang bagus kan harus diwujudkan dengan konkrit, nyata sekecil apapun," urainya.

"Penyalurannya kita akan lihat siapa yang punya komunikasi yang langsung (ke Palestina). Muhammadiyah itu sudah punya jaringan ke masyarakat Palestina. Kan Indonesia juga punya rumah sakit di Palestina," pungkas Juli.

(rih/ams)