Tim Gabungan Tutup Pasar Tiban di Alun-alun Kota Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 20:25 WIB
Tim gabungan Satgas COVID-19 membubarkan para pedagang pasar tiban di Alun-alun Kota Pekalongan, Senin (10/5/2021).
Satgas COVID-19 membubarkan para pedagang pasar tiban di Alun-alun Kota Pekalongan, Senin (10/5/2021) (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Tim gabungan dari Gugus Tugas COVID-19 Kota Pekalongan membubarkan pasar dadakan atau pasar tiban yang digelar di Alun-alun Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Pasar tiban ini dikhawatirkan memicu kerumunan saat pandemi COVID-19 sehingga dibubarkan.

"Hari ini kita melakukan upaya pengawasan dan pengendalian protokol kesehatan untuk kawasan Alun-alun Kota Pekalongan. Dalam hal ini kita melakukan pencegahan pasar malam di tengah-tengah alun-alun," kata Kasatpol PP Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, kepada wartawan di Kota Pekalongan, Senin (10/5/2021).

Budi mengatakan meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus Corona. Sehingga keputusan untuk menutup pasar dadakan itu diambil.

"Untuk itu, Pemerintah Kota Pekalongan akan terus meningkatkan pengawasan protokol kesehatan COVID-19 serta pengawasan ketertiban umum," tambahnya.

Penutupan pasar itu dilakukan saat tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, polisi, dan TNI patroli. Para pedagang pasar malam yang sedang persiapan buka itu akhirnya diminta menutup lapaknya.

"Pada prinsipnya tidak diizinkan pasar malam di tengah alun-alun mendadak. Kecuali pedagang yang lama yang disediakan di sisi utara dan selatan alun-alun," jelas Budi.

Pihaknya lalu memutus jaringan listrik ilegal yang disambungkan para pedagang dadakan di tengah alun-alun tersebut. Selain membubarkan pasar malam dadakan itu, tim juga menemukan warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Masih ditemukan warga yang tidak bermasker, kita imbau dan berikan masker," ucapnya.

Tak hanya itu, tim gabungan juga menemukan pedagang makanan yang melebarkan dagangannya hingga ke jalan dan menggunakan lahan parkir. Pedagang bandel itu pun ditertibkan.

"Kita tertibkan pedagang yang menggunakan lahan parkir. Kita juga tertibkan parkiran, agar arus kendaraan tidak tersendat kalau sore hari dan malam hari di sini," jelasnya.

Tim gabungan Satgas COVID-19 membubarkan para pedagang pasar tiban di Alun-alun Kota Pekalongan, Senin (10/5/2021).Tim gabungan Satgas COVID-19 membubarkan para pedagang pasar tiban di Alun-alun Kota Pekalongan, Senin (10/5/2021). Foto: Robby Bernardi/detikcom

Terpisah, salah seorang pedagang makanan di Alun-alun Kota Pekalongan, Rizal (29), mengaku sejak awal puasa pengunjung lapaknya membeludak. Warga Kota Pekalongan ini mengaku sengaja menggelar tikar ke jalan tempat parkir agar tidak terjadi kerumunan di warung tendanya.

"Sudah ramai sejak awal puasa warung saya. Makanya saya gelar sampai jalan situ, agar tidak ada kerumunan banyak. Saya sudah koordinasi dengan tukang parkir juga," tutur Rizal.

(ams/rih)