Dilarang Masuk Yogya, 3.688 Kendaraan Diputar Balik di Sleman

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 12:21 WIB
Suasana pos penyekatan mudik di Prambanan, Sleman, Senin (10/5/2021).
Suasana pos penyekatan mudik di Prambanan, Sleman, Senin (10/5/2021). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Polres Sleman melakukan penyekatan di dua pintu masuk utama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat larangan mudik Lebaran 2021 berlaku 6 Mei lalu. Berdasarkan data Satlantas Polres Sleman, 2.005 kendaraan diputarbalik di Pos penyekatan mudik Prambanan dan dan 1.683 di Pos Tempel.

"Selama tanggal 6 Mei sampai kemarin malam, kami sudah melakukan pemeriksaan sekitar 3.807 kendaraan. Yang diputarbalikkan sudah 2.005 kendaraan selama 4 hari," kata Kepala Pos Pam Prambanan Iptu Haryanto saat ditemui di Pos Penyekatan Prambanan, Senin (10/5/2021).

Sejauh ini, Hariyanto menyebut masyarakat yang diputar balik di pos perbatasan sebelah timur DIY ini karena tidak melengkapi dokumen ataupun karena terindikasi mudik tidak banyak yang komplain.

"Masyarakat yang kita putar balik juga menyadari dan menerima. Satu dua komplain tapi tidak signifikan," jelasnya.

Selama penyekatan, pihaknya belum menemukan satu pun pemudik yang menumpang truk atau mobil boks. Hanya saja sebelum masa larangan mudik, di Pos Prambanan sempat menemukan 1 kendaraan travel gelap yang saat ini sudah diamankan.

"Belum pernah menemukan. Terutama yang pakai boks atau barang belum pernah. Ambulans juga tidak," sebutnya.

Sementara itu, berdasarkan data Satlantas Polres Sleman pada periode penyekatan tanggal 6 Mei hingga 9 Mei di Pos Penyekatan Tempel atau perbatasan sebelah barat telah diperiksa sebanyak 3.108 kendaraan. Meliputi kendaraan roda empat sebanyak 2.795 dan kendaraan roda dua sebanyak 313.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.683 kendaraan telah diputar balik. Rinciannya, 1.516 kendaraan roda empat dan 167 kendaraan roda dua.

Sementara itu, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto yang sejak Sabtu (8/5) memantau pelaksanaan penyekatan di DIY menyebut penyekatan mudik terlaksana dengan baik.

"Selama 3 hari saya di Polda DIY sudah berkunjung ke pos-pos pengamanan dan penyekatan. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik atas arahan Kapolda bersama Kapolres dan sampai saat ini tidak ada kejadian-kejadian yang mengkhawatirkan," kata Komjen Arief saat meninjau Pos Penyekatan Prambanan, hari ini.

Ia juga menyebut sejauh ini masyarakat banyak yang patuh dan memilih untuk tidak mudik.

"Masyarakat juga mematuhi apa yang menjadi imbuan dari pemerintah yakni tidak melaksanakan mudik dan ini tujuannya untuk menyelamatkan masyarakat semuanya," pungkasnya.

(sip/mbr)