Ratusan Pemudik Masuk Kudus Sejak 6 Mei, Ada yang Kena Corona

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 11:47 WIB
Poster
Ilustrasi mudik lebaran. (Foto: Edi Wahyono)
Kudus -

Polisi mencatat ada ratusan orang pemudik yang sudah masuk ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah selama masa larangan mudik sejak Kamis (6/5). Salah seorang di antaranya dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

"Pemudik yang sudah kita data ada 300 pemudik. Kita ada 3T (testing, tracing, treatment). Itu dari mana-mana, dari seluruh Indonesia. Kalau pemudik datang kita datangi untuk dilakukan tes swab," ujar Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat diwawancarai di sela-sela kegiatan pembagian sembako di Kelenteng Hok Tie Bio Kudus, Sabtu (8/5/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kudus HM Hartopo, menambahkan seorang pemudik terdeteksi positif Corona. Pemudik yang positif Corona itu mudik dari Kalimatan menuju Kecamatan Mejobo.

"Ada satu pemudik (terkonfirmasi positif virus Corona), orang Desa Gulang Kecamatan Mejobo," kata Hartopo.

Menurutnya saat ini tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus sudah melakukan tracing terhadap pemudik yang terkonfirmasi positif. Sedangkan pemudik positif Corona tersebut kini menjalani isolasi mandiri.

"Ini kita dilakukan tracing ada hasilnya. Hasil tracing-nya kemarin tidak ada nol (tidak ada yang terkonfirmasi positif virus Corona)," ungkapnya.

Hartopo menuturkan pemudik yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan tak memiliki gejala akan dilakukan isolasi mandiri terpusat di Rusunawa Kudus. Sedangkan yang mengalami gejala dirawat di rumah sakit. Pemerintah juga telah menyediakan ribuan sampel tes Corona, baik antigen dan tes swab.

"Kita telah menyediakan tempat Rusunawa sebagai lokasi karantina. Karantina memang positif itu OTG baru pemusatan isolasi. Tapi kalau gejala suspek masuk di rumah sakit," ungkapnya.

(sip/sip)