Angka Kematian Corona di Jateng Tembus 12 Ribu Kasus!

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 12:51 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat angka kematian kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya mencapai 12 ribu kasus. Sementara itu jumlah kumulatif kasus positif Corona di Jateng mencapai 189.765 kasus.

Dari data yang diunggah di website corona.jatengprov.go.id, Jumat (7/5/2021), dari total kasus terkonfirmasi positif Corona sebanyak 189.765, terdiri dari 6.128 kasus aktif, 171.627 sembuh, dan 12.010 meninggal dunia.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mencatat hari ini ada 4.489 suspek. Suspek adalah orang dengan riwayat dari negara/wilayah transmisi lokal, dengan atau tanpa gejala/menyerupai COVID-19 dan perlu perawatan RS (belum dinyatakan terkonfirmasi dengan swab test).

Sebelumnya diberitakan, Satgas Penanganan COVID-19 pusat menyebut Jawa Tengah kembali memiliki zona merah yaitu Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Namun data dari Satgas di Jawa Tengah menyebut justru Kabupaten Brebes yang masuk zona merah.

Perbedaan data memang beberapa kali terjadi antara Satgas daerah dan pusat. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan dari catatan terakhir, zona merah ada di Kabupaten Brebes.

"Satgas pusat selalu berbeda dengan kita, catatan kita yang terakhir kemarin kabupatennya Brebes," kata Ganjar di kantornya, Rabu (5/5).

Jika dilihat dari data kasus Corona per tanggal 7 Mei, kasus Corona di Brebes sebanyak 3.639 kasus. Kemudian ada 246 pasien dirawat, 2.999 sembuh, dan 394 meninggal. Dengan jumlah suspek 190.

Sedangkan Kota Salatiga yang sempat disebut zona merah, berdasarkan catatan Pemprov Jateng mencatat kasus Corona sebanyak 1.716 kasus. Di antara jumlah tersebut ada 61 pasien dirawat, 1.619 pasien sembuh, dan 36 pasien meninggal. Dengan jumlah suspek 55 kasus.

Kemudian dari jumlah kasus Corona di Jateng, tercatat ada sejumlah klaster yang muncul belakangan ini. Di antaranya klaster takziah, klaster ziarah, klaster tilik bayi, hingga klaster pondok pesantren (ponpes).

Sementara itu dilihat dari data persebaran Corona di Jateng hari ini, Kota Semarang masih menduduki posisi teratas dengan kasus Corona tertinggi di Jawa Tengah. Berikut daftar lima kota/kabupaten teratas kasus Corona di Jateng:

Kota Semarang: Total terkonfirmasi 19.024 kasus. Terdiri dari 258 kasus aktif, 16.854 sembuh, 1.912 meninggal, dan 250 suspek.

Banyumas: Total terkonfirmasi 10.250 kasus. Terdiri dari 339 kasus aktif, 9.512 sembuh, 399 meninggal, dan 142 suspek.

Cilacap: Total terkonfirmasi 8.280 kasus. Terdiri dari 413 kasus aktif, 7.635 sembuh, 232 meninggal, dan 147 suspek.

Magelang: Total terkonfirmasi 7.2654 kasus. Terdiri dari 137 kasus aktif, 7.244 sembuh, 273 meninggal, dan 71 suspek.

Kebumen: Total terkonfirmasi 7.456 kasus. Terdiri dari 286 kasus aktif, 6.883 sembuh, 287 meninggal, dan 133 suspek.

Simak video '5 Negara Penyumbang WNA Positif COVID-19 Terbanyak di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)