The World of The Married in Bantul, Cinta Ruwet Makan 1 Nyawa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 14:39 WIB
Satreskrim Polres Bantul telah menangkap wanita pengirim takjil beracun yang menewaskan bocah yang memakan takjil tersebut. Begini tampangnya.
Nani Aprillia Nurjaman, pelaku kasus takjil sianida yang tewaskan bocah driver ojol di Bantul. (Foto: Pius Erlangga/detikcom)
Yogyakarta -

Kasus takjil sianida yang menewaskan seorang bocah anak driver ojek online (ojol) diwarnai prahara asmara si pelaku. Tersangka bernama Nani Aprillia Nurjaman (25) rupanya terjerat kisah cinta dengan si target sate beracun yakni Tomy dan seorang pria berinisial R yang menyarankannya membuat takjil sianida.

Dalam jumpa pers yang digelar Senin (3/5) kemarin, polisi mengungkap motif di balik aksi perempuan yang bekerja di sebuah salon itu meracik takjil sianida, yakni sakit hati ditinggal Tomy menikah dengan wanita lain. Tomy belakangan terungkap ternyata merupakan anggota Polresta Yogyakarta.

Lewat seorang driver ojol, Bandiman (47), Nani menitipkan paket takjil sate itu ke alamat Tomy. Namun orang yang menemui Bandiman di rumah Tomy menolak paket sate itu karena merasa tak mengenal pengirimnya.

Hingga akhirnya sate itu diberikan ke Bandiman. Bandiman yang tak curiga, membawa sate lengkap dengan lontong dan bumbunya itu pulang ke rumah menjelang buka puasa.

Sate itu disantapnya bersama istri dan dua anaknya. Bandiman dan anak pertamanya hanya menyantap sate, sementara istri dan anak keduanya yakni Naba makan sate lengkap dengan bumbu dan lontongnya.

Naba dan ibunya langsung merasakan gejala keracunan yakni rasa pahit dan panas. Naba ambruk dan ibunya muntah-muntah. Keduanya dilarikan ke RSUD Kota Yogyakarta petang itu juga, tapi nyawa Naba tak tertolong.

Pada pengembangan kasus ini, polisi mengungkap adanya sosok pria berinisial R yang disebut menyukai Nani. Namun perasaan R tak berbalas.

Keduanya menjalin hubungan karena Nani kerap bercerita tentang Tomy. Hingga akhirnya R menganjurkan Nani memberi pelajaran pada Tomy dengan meracuninya. R juga yang menyarankan Nani membeli Kalium sianida atau KCN secara online.

"Akhirnya tersangka mengikuti anjuran R dengan jalan membeli KCN secara online. KCN tersebut kemudian dicampurkan di dalam bumbu sate ayam yang sudah dibeli sebelumnya oleh tersangka," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi lewat keterangan tertulis, kemarin.

Tak sampai di situ, R juga yang mengajari Nani menitipkan takjil berupa sate beracun itu lewat driver ojol tanpa lewat aplikasi.

Hingga saat ini polisi masih memburu keberadaan R yang disebut sebagai pelanggan salon tempat Nani bekerja.

Fakta terbaru terkait hubungan Nani dan Tomy...

Simak Video: Jerat Pasal Pembunuhan Berencana untuk Nani Peracik Takjil Sianida

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2