Penampakan Pemudik dari Tangsel ke Madura Naik Pikap Ditutup Terpal

Mochamad Saifudin - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 16:57 WIB
Polisi menghentikan pemudik naik pikap yang ditutup terpal di Jalan Lingkar Demak, Senin (3/5/2021).
Polisi menghentikan pemudik naik pikap yang ditutup terpal di Jalan Lingkar Demak, Senin (3/5/2021). Foto: dok. Humas Polres Demak
Demak -

Polisi menghentikan mobil pikap nopol B 9448 WAG saat melintas di jalur Pantura, Demak, Jawa Tengah. Pikap yang ditutup terpal tersebut berisi sepuluh orang pemudik dari Tangerang Selatan tujuan Sampang, Madura.

"Adanya larangan mudik tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei 2021 nanti, oleh karena itu Satlantas Polres Demak bersama Dinas Perhubungan Demak melaksanakan kegiatan operasi adanya dugaan travel gelap, dari luar wilayah Jawa Tengah yang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah ataupun wilayah Jawa Timur," kata Kasat Lantas Polres Demak, AKP Fandy Setiawan, kepada wartawan di jalan Lingkar Demak, Senin (3/5/2021).

"Untuk itu kami melakukan operasi dan hari ini kami mendapatkan satu kendaraan yang bukan peruntukan mengangkut masyarakat atau penumpang, dikhususkan mengangkut barang tapi mengangkut penumpang. Oleh karena itu kami lakukan tindakan yaitu yang berupa penilangan," Sambung Fandy.

Selanjutnya, Fandy mengimbau kepada pemudik yang bersangkutan agar melapor ke Satgas COVID-19 setempat untuk melakukan tes swab.

"Sebelum 24 harus melakukan tes swab, kalau semuanya sudah clear baru bisa bergabung dengan yang lain, kalau belum maka saya sarankan untuk melakukan karantina secara mandiri," ujarnya.

"Untuk penilangan sendiri, maka masyarakat ini harus menyelesaikan dendanya, nanti sudah kami kirimkan link bank sama pelanggar tersebut," lanjut Fandy.

Polisi menghentikan pemudik naik pikap yang ditutup terpal di Jalan Lingkar Demak, Senin (3/5/2021)Polisi menghentikan pemudik naik pikap yang ditutup terpal di Jalan Lingkar Demak, Senin (3/5/2021) (Foto: dok. Humas Polres Demak)

Sementara sopir pikap, Musthofa, dia membawa sembilan orang penumpang. Semua penumpang tersebut merupakan kerabat keluarganya semua.

Tampak di dalam pikap yang ditutup terpal tersebut juga terdapat kipas angin.

"Iya, ini dipasang kipas juga. baru kali ini pulang kampung, dari Tangsel mau ke Sampang, Madura. Perjalanan lancar (tidak ada penyekatan), sempat istirahat tiga kali," aku Musthofa.

(rih/mbr)