Dicatut dalam Komen Hujat KRI Nanggala, RSCH Klaten Lapor Polisi

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 12:08 WIB
Direktur Utama RSCH Klaten, Joko Susanto menunjukkan foto status dan profil penghujat KRI Nanggala-402 di Polres Klaten, Senin (3/5/2021).
Direktur Utama RSCH Klaten, Joko Susanto menunjukkan foto status dan profil penghujat KRI Nanggala-402 di Polres Klaten, Senin (3/5/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten dicatut dalam sebuah komentar bernada hujatan terkait tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Terkait hal itu, Direksi RSCH melapor ke Polres Klaten.

"Kita sempat kemarin didatangi dari Kodim dua orang dan dari TNI AL tiga orang untuk klarifikasi. Semua sudah kita jelaskan panjang lebar," jelas Direktur Umum RSCH Joko Susanto pada detikcom di Mapolres Klaten, Senin (3/5/2021).

Joko menyebut selain meminta klarifikasi para personel TNI itu juga menyarankan ke manajemen RSCH agar segera melaporkan oknum itu ke kepolisian. Sebab merasa dirugikan, RSCH akhirnya melaporkan resmi ke Polres.

"Kita disarankan (TNI) untuk segera melaporkan dan hari ini kita laporan. Kami merasa dirugikan karena di saat kondisi duka bangsa Indonesia ada oknum yang manfaatkan situasi ini," lanjut Joko.

Pencatutan nama itu, ungkap Joko, diketahui empat hari yang lalu oleh karyawan RSCH. Karyawan melaporkan jika ada akun mengaku karyawan bekerja di RSCH dan mengomentari menghujat tragedi KRI Nanggala-402.

"Berita di Facebook itu ada hujatan terhadap KRI-402 yang di dalam profil mengatasnamakan karyawan RSCH. Setelah kami cek ternyata bukan karyawan RSCH, fotonya juga bukan karyawan," sambung Joko.

Dengan dilaporkan, imbuh Joko, RSCH berharap pelaku diproses secara hukum. Pelaku diharapkan bisa dilacak, ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Diharapkan pelaku bisa dilacak, ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ada nama karyawan mirip nama akun pelaku tapi setelah dicek foto tidak cocok dan tidak memiliki akun itu," pungkas Joko.

HRD RSCH, Joko Hendro Saputra, menambahkan kedatangan manajemen untuk melaporkan kasus hujatan di medsos yang mengatasnamakan karyawan RSCH.

"Kita laporkan akun itu terkait hujatan yang pelaku mengaku kerja di RSCH. Padahal tidak ada di RSCH karyawan atas nama itu dan foto itu," kata Joko pada detikcom.

Joko mengatakan, manajemen RSCH merasa sangat ikut berduka dengan kejadian yang menimpa KRI Nanggala-402. Sebab anggota TNI AL yang gugur itu tengah menjaga kedaulatan negara.

"Para anggota TNI AL itu gugur saat menjaga kedaulatan negara, kami ikut berbelasungkawa. Tapi masih ada orang yang tega menghujat, ini kami prihatin," ungkap Joko.

Selanjutnya pernyataan dari Polres Klaten...

Selanjutnya
Halaman
1 2