16 Mahasiswa Kampus Yogya Kena Corona Usai Praktik Bikin Film

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 19:08 WIB
Poster
Ilustrasi Virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Sleman -

Sebanyak 16 mahasiswa Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta dikabarkan positif virus Corona atau COVID-19. Mereka diduga positif Corona usai menjalani praktik pembuatan film.

"Iya, ada 16 mahasiswa yang positif Corona," kata Kepala Puskesmas Mlati I Ernawati saat dihubungi wartawan, Minggu (2/5/2021).

Erna menjelaskan penularan ini diduga berawal dari kegiatan pembuatan film yang dilakukan mahasiswa. Diduga ada salah satu mahasiswa yang positif COVID-19 namun tidak sadar jika yang bersangkutan positif.

Dijelaskan Erna, pihak kampus sebenarnya telah membagi para mahasiswa dalam kelompok-kelompok. Namun, ternyata masih terjadi penularan.

"Ini masih tracing. Mungkin (penularannya dari) mahasiswa yang praktik bikin film," jelasnya.

"Dari kampus itu sudah diregu, tapi namanya mahasiswa mungkin gabungannya banyak terus nyepet nyebarnya," sambungnya.

Pihak Puskesmas, kata Erna, telah melakukan tracing terhadap kontak erat kasus. Bahkan dari hasil tracing itu diketahui ada yang positif.

"Tracingnya mulai hari Jumat (30/4), tracingnya banyak setiap kontak erat kami periksa. Sudah ada hasil positif dari kontak tracing tapi jumlahnya saya belum bisa bilang berapa karena tracing jalan terus," jelasnya.

Saat ini, mahasiswa yang diketahui positif telah dilakukan isolasi di asrama MMTC dan sebagian di Rusunawa Gemawang. Sementara itu, ada juga yang telah mudik dan dirawat di daerah masing-masing.

"Kalau yang sudah mudik kami arahkan ke puskesmas setempat, dosennya juga kami pesan untuk segera lapor ke puskesmas setempat. Setahu saya baru (mudik) ke Bantul dan Kalasan (Sleman)," sebutnya.

"Yang belum mudik kami kumpulkan ke asrama mahasiswa MMTC. 5 orang juga sudah kami antar ke Rusunawa Gemawang," jelas Erna.

Sementara itu, Rektor Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Noor Iza saat dimintai konfirmasi enggan memberikan penjelasan dan buru-buru menutup sambungan telepon "Nggak, nggak," jawab Noor Iza singkat.

Simak juga 'Muncul Klaster Piknik di Boyolali, 36 Orang Positif Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)