Round-Up

Geger Warung Ambrol Bikin Puluhan Pembelinya Nyemplung ke Got

Arif Syaefudin - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 10:28 WIB
Pati -

Sebuah video berdurasi 29 detik tentang pembeli di warung makan viral di media sosial. Video tersebut merekam momen saat para pelanggan sebuah warung, yang sedang menyantap makanan di siang hari, nyemplung ke selokan akibat lantai warung yang ambrol.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Twitter @AbroyyB. Cuitannya itu pun telah ditayangkan lebih dari 116 ribu kali sejak diunggah pada Kamis (29/4) tengah malam. "Teguran di tengah puasa Wgwgwg. #NgomonginLeher #puasa," tulisnya.

Reaksi netizen pun beragam. Ada banyak komenter menggelitik dan mengaku terhibur melihat video tersebut.

"Allah nyediain surga kenapa kalian milih warteg," tulis komentar dari Akun @AhmadAnangS1.

Dari penelusuran di lokasi, video tersebut terjadi di sebuah warung makan emperan yang terletak di wilayah Desa Kebonsawahan Kecamatan Juwana, Pati tepatnya di depan SMK BTB. Warung ini dibangun semi permanen di atas sebuah selokan.

Saat ditemui detikcom, sang pemilik warung, Dewi membenarkan insiden tersebut terjadi pada Kamis (29/4) pukul 10.30 WIB. "Kejadiannya kemarin. Sekitar jam setengah 11 siang, ya pas puasa," kata Dewi.

Peristiwa ambrolnya warung itu bermula saat ada enam orang pelanggan yang sedang makan di warungnya. Kemudian datang sejumlah teman dari pelanggan sebelumnya tersebut. Hingga ada sekitar 20 orang yang kala itu duduk di dalam warung.

"Itu ada yang beli, orang pelayaran kayaknya. Awalnya 6 orang, terus telepon temennya. Datang segerombol. Ada 20 orang yang duduk langsung bareng. Langsung bruk, ambrol gitu," terangnya.

Gegara insiden itu, kini Dewi harus merogoh kocek lebih. Sebab, kondisi kerusakan yang terjadi di warungnya, menjadi tanggung jawabnya pribadi.

"Iya ini langsung diperbaiki lagi, biar bisa langsung jualan lagi. Habis banyak ini mas, lumayan, ada Rp 7 juta. Ya saya sendiri yang perbaiki," kata Dewi.

Warung ambruk ke dalam selokan, Pati, Jumat (30/4/2021).Warung ambruk ke dalam selokan, Pati, Jumat (30/4/2021). Foto: Istimewa tangkapan layar media sosial

Dewi mengaku warungnya memang sengaja dibangun semi permanen. Bahan baku warungnya itu mayoritas berbahan dari kayu. Sekitar setahun ia menempati lokasi tersebut, sehingga menurutnya wajar usia warungnya telah usang.

"Dulu kan sebelah sana (utara lokasi warung saat ini), baru setahun kira-kira di sini. Jadi yang ambrol lantainya bawah itu, kayu," terangnya.

(ams/ams)