Round-Up

Saat Menantu Amien Rais Jadi Ketum Partai Ummat Lalu Bicara Politik Dinasti

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 08:04 WIB
Menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Ummat. Apa alasan penunjukan pria yang akrab disapa Edo itu?
Ridho Rahmadi (Foto: Pius Erlangga/detikcom)
Yogyakarta -

Amien Rais mendeklarasikan Partai Ummat, Kamis (29/4). Dalam acara yang ditayangkan di YouTube Amien Rais Official itu Ridho Rahmadi, menantu Amien, dikukuhkan sebagai ketua umum partai baru tersebut.

"Saya deklarasikan Partai Ummat di persada bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama," kata Amien Rais mendeklarasikan Partai Ummat, seperti dalam YouTube yang disiarkan live, Kamis (29/4).

Amien Rais menyebut Partai Ummat akan berjuang dan rela berkorban melawan kezaliman. "Kami Partai Ummat bersama anak bangsa lainya insyaallah akan bekerja, berjuang dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," ucap Amien Rais.

Usai deklarasi, muncul opini yang berkembang soal partai keluarga dan terkesan seperti melanggengkan praktik politik dinasti. Lantaran Amien Rais dan menantunya Ridho Rahmadi mengisi jabatan dalam Partai Ummat usai dideklarasikan. Ridho yang semula adalah dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, memilih mundur dari dunia akademis untuk total di dunia politik bersama partai baru besutan mertuanya itu.

"Itu biar publik menilai, karena ini butuh proses juga untuk membuktikan bahwa itu kalau dimaknai secara negatif itu nanti terbukti akan pelan-pelan sudah salah, gitu," kata Ridho Rahmadi, Kamis (29/4).

Menurut Ridho, situasi parpol di Indonesia tak lepas dari politik dinasti. Bahkan ia menyebut ada parpol yang secara terang-terangan menampilkan praktiknya.

"Situasi (parpol) nasional itu masih banyak yang lebih tidak tedeng aling-aling (menampilkan politik dinasti). Tapi saya tidak ingin masuk ke situ saya ingin masuk ke rencana (kerja), biarlah publik menilai," tegasnya.

Ia pun tidak mempermasalahkan jika nantinya Partai Ummat bakal dipimpin orang di luar keluarga Amien Rais. Asalkan, kata dia, calon itu dianggap mumpuni.

"Ya itu sudah disampaikan di forum internal. Jadi memang sangat tidak masalah, bahkan ke depan siapa calon-calon seandainya ada momen pergantian jika memang dianggap mampu ya dipersilakan," ujar pria yang akrab disapa Edo tersebut.

Ridho juga optimistis Hanum Rais dan Baihaqy Rais bakal bergabung. Seperti diketahui, keduanya saat ini masih menjadi anggota DPRD DIY. Keduanya berstatus sebagai kader PAN.

"Kalau kemungkinan, peluang, ini saya sampaikan sekaligus sebagai harapan, peluangnya Insyaallah besar," pungkas Ridho Rahmadi.

Ia melihat, kedua iparnya memiliki pertimbangan khusus sebelum bergabung ke Partai Ummat. "Hanya saja timingnya, beliau berdua punya renungan lebih pas karena yang tahu persis mereka," sebutnya.

Akan tetapi, ia tetap yakin kedua iparnya itu bakal bergabung. "Tapi saya yakin insyaallah seyakin-yakinnya akan bergabung," tegasnya.

Berikut susunan pengurus pusat Partai Ummat:

Ketua Majelis Syuro Partai Umat: Amien Rais
Wakil Ketua I: MS Kaban
Wakil Ketua II: Thalib Sagaf Aldjufri
Wakil Ketua III: Neno Warisman
Sekretaris: Ansufri Idrus Sambo

Ketua Umum: Ridho Rahmadi
Sekretaris Jenderal: Ahmad Muhajir Sodruddin
Bendahara Umum: Benny Suharto
Wakil Ketua Umum I: Agung Mozin
Wakil Ketua Umum II: Sugeng
Wakil Ketua Umum II: Chandra Tirta Wijaya

Simak video 'Amien Rais Deklarasi Partai Ummat, Menantu Jabat Ketum':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)