Pemuda Klaten yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 14:47 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra)
Klaten -

Rizky (26) warga Klaten ditemukan tewas dengan kondisi bersimbah darah di tanggul sungai lereng Gunung Merapi, Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo. Polisi menyebut korban tewas diduga dibunuh.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, di tubuh korban ditemukan ada luka di bagian leher. Tapi untuk kepastian luka dan penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi.

"Ada luka di leher tapi penyebab kematian nanti kita menunggu hasil autopsi dan jenazah kita bawa ke RS Bhayangkara. Untuk sementara diduga korban pembunuhan," kata Andriansyah saat dihubungi detikcom, Rabu (28/4/2021).

Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kematian Rizky. Di antaranya dengan mendalami olah TKP dan pemeriksaan saksi.

"Kita penyelidikan dan olah TKP. Saksi termasuk yang menemukan dan keluarga kita mintai keterangan di Polres," ujarnya.

"Barang bukti di TKP baru sepeda motor dan barang milik korban. Untuk barang yang dicurigai belum kita temukan," lanjutnya.

Terpisah, paman korban, Muhono (48), mengatakan Rizky terlihat keluar rumah pada Selasa (27/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu Muhono mengaku sempat bertemu dengan keponakannya itu di samping rumah.

"Pergi itu sekitar pukul 19.00 WIB, saat saya mau tarawih anaknya keluar rumah. Keponakan saya itu baik dan pendiam," kata Muhono saat ditemui di rumah duka, hari ini.

Muhono mengenal Rizky tidak punya masalah dengan siapapun. Setelah lulus sekolah, Rizky bekerja di sebuah toko peralatan listrik dan merupakan tulang punggung keluarga.

Sementara itu pihak keluarga mendapat kabar penemuan jenazah Rizky setelah ada postingan di media sosial.

"Anak saya kan sedang bulu tangkis lalu melihat postingan story sepeda motor korban. Setelah melihat langsung pulang memastikan motor tersebut dan dicek ke lokasi, ternyata benar," ujar Muhono.

"Yang hilang dompet dan HP, sepeda motor masih. Keluarga langsung lemas begitu tahu korban itu keponakan saya," imbuhnya.

Pantauan detikcom di rumah duka, pelayat berdatangan sejak pagi. Jenazah tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan dimakamkan di pemakaman umum setempat.

(rih/ams)