Takjil Misterius yang Berbuntut Tewasnya Anak Ojol di Bantul Diuji Lab

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 15:17 WIB
Kapolsek Sewon Kompol Suyanto bicara soal penyelidikan paket takjil dari wanita misterius yang tewaskan bocah di Bantul.
Kapolsek Sewon Kompol Suyanto. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya Naba Faiz Prasetya (8) usai menyantap paket takjil yang dibawa ayahnya Bandiman (47). Saat ini polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel makanan tersebut.

"Sampel makanannya kita bawa dan dititipkan di pendingin Puskesmas (Sewon) lalu dikirim ke BLK (Balai Laboratorium Kesehatan) dan Kalibrasi Dinas Kesehatan di Kemantren Mantrijeron)," kata Kapolsek Sewon Kompol Suyanto saat ditemui di kantornya, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Selasa (27/4/201/21).

Suyanto masih belum bisa memastikan kapan hasil laboratorium itu keluar. Sebab, hingga saat ini sampel makanan itu masih dalam tahap pengujian.

"Kalau keluarnya kapan kemarin tidak disampaikan, yang jelas sudah diuji laboratorium," ucapnya.

Dia menambahkan dalam kasus ini pihaknya sudah memeriksa empat orang saksi. Saksi tersebut berasal dari keluarga korban dan juga dari penerima makanan yang dituju yakni Tomy.

"Saksi sudah kami ambil keterangan, dari keluarga korban termasuk orang tua, kemudian penerima makanan itu. Kan istrinya di rumah, kemarin ayah korban kan bertemu dengan istri Tomy dulu sebelum akhirnya dibawa pulang," ujarnya.

Suyanto mengaku belum tahu terkait ciri-ciri wanita misterius yang disampaikan Bandiman. Sebab, saat dimintai keterangan Bandiman yang berprofesi sebagai driver ojol itu masih belum bicara ke polisi.

"Malam itu saya tanya, keterangan bapaknya dia bawa motor tanpa pakai helm, makanya saya bilang harusnya wajahnya jelas. Tapi saya tanyai dia mengakui tidak begitu memperhatikan karena fokus ke orderannya," ucapnya.

Suyanto juga tidak mendapatkan laporan dari anak buahnya soal bau menyengat dari bumbu sate. Namun, dari keterangan ada saksi yang menyebut bumbu itu berbau menyengat.

"Anggota tidak membuka (bungkusan bumbu sate), tapi saya ketemu langsung sama warga yang ikut mengikat makanan itu katanya bau menyengat sekali (bumbu sate)," terang Suyanto.

(ams/sip)