Kesaksian Ojol yang Anaknya Tewas Usai Santap Takjil dari Wanita Misterius

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 14:01 WIB
Driver ojol, Bandiman dan istrinya menunjukkan foto buah hatinya yang meninggal usai makan paket takjil misterius
Driver ojol, Bandiman dan istrinya menunjukkan foto buah hatinya yang meninggal usai makan paket takjil misterius (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Driver ojol sekaligus ayah dari bocah yang tewas setelah memakan takjil yakni Naba Faiz Prasetya (8) mengaku mendapatkan paket takjil dari seorang perempuan di Jalan Gayam, Kota Yogyakarta. Ayah korban, Bandiman (47) yang menerima paket takjil itu yakin anaknya diracun.

Bandiman bercerita mulanya dia beristirahat di samping sebuah Masjid di Jalan Gayam, Kota Yogyakarta tepatnya seberang kantor Radio Geronimo, Minggu (25/4). Saat dia beristirahat itu tiba-tiba dia didatangi seorang wanita.

"Ceritanya itu habis salat asar istirahat di samping Masjid, Jalan Gayam, barat Mandala Krida, depan Geronimo itu. Terus ada cewek sekitar 25 tahun menghampiri saya, dia bilang saya tidak punya aplikasi tapi saya ingin mengirimkan paket takjil ke Vila Bukit Asri di Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul," ujar Bandiman saat ditemui di kediamannya, Pedukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Selasa (27/4/2021).

Bandiman pun menerima permintaan wanita tersebut. Wanita muda itu lalu menanyakan berapa tarif yang harus dibayar.

"Saya bilang tidak apa-apa. Terus saya ditanya minta berapa terus saya minta Rp 25 ribu dan malah dikasih Rp 30 ribu tidak usah mengembalikan kembaliannya," ucapnya.

Bandiman pun menyebut wanita itu masih muda dan berparas cantik. Saat mendatanginya, wanita itu mengenakan hijab dan membawa dua kotak makanan berisi sate ayam lontong, dan kotak snack.

Usai menerima paket takjil tersebut, Bandiman langsung menuju ke alamat penerima paket di Vila Asri, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Bandiman pun lalu diberi diberi nomor telepon penerima paket takjil bernama Tomy.

"Terus saya bilang kalau saya ke sana ditanyain gimana, dia bilang gini 'bilang saja untuk yang menerima dari pak Hamid di Pakualaman, untuk paket takjil'," katanya.

"Sampai sana sepi dan saya telepon pak Tomy. Saya bilang dari Gojek, ini ada paket takjil dari Pak Hamid di Pakualaman. Nah, Pak Tomy bilang saya tidak merasa punya teman yang namanya Hamid Pakualaman e. Apalagi sahabat apa saudara tidak punya, lalu saya telepon ibunya dan ternyata juga tidak kenal," imbuhnya.

Paket takjil itu lalu dia serahkan kepada yang berada di rumah Tomy. Namun, mereka menolak karena merasa tidak kenal dengan pengirim takjil tersebut.

"Yang ada saat itu ibunya, lalu saya bilang kan sudah jelas, nomor telepon jelas dan nama dituju juga jelas. Tapi dia merasa tidak punya teman dan bilang buat bapak aja untuk buka puasa," katanya.

Selengkapnya soal kisah driver ojol soal paket takjil misterius itu...

Simak juga 'Ratusan Warga di Purwakarta Diduga Keracunan Makanan Hajatan':

[Gambas:Video 20detik]