DVI Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Awak KRI Nanggala-402

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 21:45 WIB
Kombes Sumy Hastri Purwanti, anggota DVI Polda Jateng, Senin (26/4/2021).
Kombes Sumy Hastri Purwanti, anggota DVI Polda Jateng, Senin (26/4/2021). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Tim Disaster Victim Identification (DVI) kepolisian bersiap untuk mengidentifikasi jenazah awak KRI Nanggala-402. Data antemortem juga sudah diambil dari pihak keluarga.

Kombes Sumy Hastri Purwanti, anggota DVI dari Polda Jateng, menjadi salah satu yang diberangkatkan untuk diperbantukan dalam proses identifikasi jika jenazah awak KRI Nanggala-402 sudah ditemukan. Ia akan bergabung dengan tim DVI Mabes Polri serta yang ada di Bali.

"Saya sudah diminta untuk persiapan datang ke sana. Peralatan (yang dibawa) ya peralatan autopsi untuk pengambilan sampel," kata Hastri saat ditemui di RS Bhayangkara, Semarang, Senin (26/4/2021).

Ia menjelaskan memang belum diketahui pasti kondisi para awak kapal selam tersebut. Hastri menyebut pembusukan jenazah di dalam laut lebih cepat, namun masih ada kemungkinan tetap utuh jika berada di dalam kapal.

"Di air laut pembusukan cepat sekali dan berubah bentuk jika masih utuh. Jika berupa bodypart nanti arahnya DNA," jelas perempuan yang disebut sebagai Polwan Ahli Forensik Pertama di Asia itu.

Pihak TNI Polri sudah bekerja untuk mengumpulkan data keluarga awak KRI Nanggala-402. Sehingga ketika ada jenazah yang ditemukan bisa tidak terlalu lama untuk diidentifikasi.

"Keluarga sudah menyerahkan data, nanti cepat. TNI Polri kumpulkan data antemortem ada, jadi nanti tidak usah ditanya lagi," jelas Karumkit Bhayangkara Semarang itu.

Hastry juga mengungkapkan duka mendalam atas perstiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402 di perairan Bali. Ia berharap keluarga 53 awak kapal selam itu tetap tabah.

Untuk diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melaporkan hasil pencarian KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali. Hadi menyampaikan bahwa seluruh awak KRI Nanggala-402 dinyatakan telah gugur.

Pemkab Banyuwangi juga sudah mempersiapkan ruangan dan tenaga untuk perawatan jika jenazah sudah ditemukan. Pemkab Banyuwangi menunjuk Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan di Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai lokasi identifikasi jenazah.

(rih/mbr)