Polisi Tepis Polsek Kalasan Dikepung TNI Buntut Komen Negatif KRI Nanggala

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 20:23 WIB
Sleman -

Viral video prajurit TNI menggeruduk Polsek Kalasan, Sleman, buntut komentar negatif Aipda Fajar Indriawan soal KRI Nanggala-402. Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menepis isu Polsek Kalasan dikepung TNI.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat dimintai konfirmasi membenarkan bahwa ada prajurit TNI AL yang datang ke Polsek Kalasan. Namun, dia menegaskan kehadiran TNI AL ke Polsek Kalasan bukan untuk mengepung melainkan hanya permintaan klarifikasi.

"TNI ke Polsek silaturahmi minta penjelasan apakah benar anggota polsek atau bukan. Tapi ya benar (Aipda Fajar anggota Polsek Kalasan)," kata Yuliyanto saat ditemui di Mapolda DIY, Senin (26/4/2021).

Yuli membenarkan Aipda Fajar Indriawan, oknum anggota yang komen negatif soal KRI Nanggala-402 tersebut bertugas di Polsek Kalasan. Yuliyanto menyebut saat ini Fajar telah diamankan Propam untuk menjalani proses pemeriksaan.

"Tadi malam yang bersangkutan juga diamankan oleh Propam Polda," ujarnya.

Untuk diketahui, sempat beredar isu prajurit TNI AL mengepung Polsek Kalasan, Minggu (25/4) malam. Selain itu, beredar pula video TNI yang mendatangi Polsek Kalasan.

Salah satu akun yang mengunggah video prajurit TNI AL mendatangi Polsek Kalasan yakni akun Instagram @infokomando.

"Prajurit TNI AL mendatangi Polsek Kalasan Sleman untuk minta klarifikasi sekaligus pertanggung jawaban komentar miring di medsos terkait tenggelamnya KRI Nanggala yang diduga dilakukan oleh oknum Polsek Kalasan bernama Aipda Fajar Indriawan

"Mohon maaf nih, kami sedang berduka atas gugurnya rekan2 kami. Bila tidak berempati tidak apa-apa, tapi alangkah baiknya diam," tulis akun Instagram @infokomando seperti dilihat detikcom, Senin (26/4).

(rih/ams)