Pukat UGM Desak KPK Cek Unsur Azis Syamsuddin Halangi Penyidikan

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 12:48 WIB
Azis Syamsuddin.
Azis Syamsuddin. (Dok. Istimewa)
Sleman -

KPK menahan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap penyidik KPK dari Polri AKP Stepanus Robin Pattuju. Dalam perkara itu mencuat nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai orang yang mengenalkan kedua pihak.

Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) FH UGM, Zaenur Rohman meminta KPK agar mendalami peran dari Azis Syamsuddin. Apakah Azis hanya mempertemukan kedua belah pihak atau Azis juga merupakan orang yang memberikan petunjuk kepada Syahrizal untuk menghentikan perkara.

"Jika peran Azis adalah memberi petunjuk kepada Syahrial dengan mempertemukannya dengan Robin agar perkara berhenti maka menurut saya hal itu sudah memenuhi perumusan unsur di Pasal 21. Yaitu adanya upaya untuk menghalangi penyidikan sehingga KPK sudah seharusnya memproses Azis menggunakan Pasal 21 tersebut," kata Zaenur saat dihubungi, Senin (26/4/2021).

Terlepas dari itu, Zaen menilai apa yang sudah dilakukan Robin telah melanggar Pasal 66 UU KPK. Dalam pasal itu menyebutkan pegawai KPK yang mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka atau pihak lain yang terkait dengan dengan tindak pidana tanpa alasan maka terancam pidana.

Oleh karena itu, Zaen meminta kasus ini harus ditelisik secara lengkap. Meliputi keterlibatan Azis, yakni KPK harus meneliti apakah unsur menghalangi penyidikan itu terpenuhi. Kemudian, meneliti pihak dari internal KPK yaitu adanya dugaan pihak lain selain Robin.

"Ini untuk membersihkan internal KPK agar tidak ada lagi tidak ada pihak-pihak yang main-main dengan perkara apalagi sampai memperdagangkan perkara. Menurut saya ini menjadi ujian bagi KPK karena citra KPK sudah sangat buruk di mata public. Juga masyarakat juga skeptis bahwa korps Polri di KPK itu dapat menghindari konflik kepentingan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK berjanji tak akan pandang bulu memeriksa semua pihak yang terkait dengan kasus ini. Ketua KPK Firli Bahuri mengaku KPK masih menggali motif di balik tindakan Azis.

Dia menyebut KPK bakal menelusuri kaitan peran Azis Syamsuddin dengan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI.

"Kita akan terus mengungkap ini seterang-terangnya perkara, dan apa yang dilakukan oleh Saudara AZ sebagai Wakil Ketua DPR RI," tuturnya, dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Sabtu (24/4).

(sip/mbr)